- Home
-
- Megapolitan
-
- Tarif Transjabodetabek aka...
Tarif Transjabodetabek akan Naik, Berikut Rencana Dishub DKI
Minggu, 07 Jun 2026, 08:05 WIBJAKARTA - Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan telah menyiapkan sejumlah langkah menanggapi rencana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek.
Pihaknya, kata dia, akan melakukan beberapa cara untuk tetap menarik minat masyarakat, khususnya warga daerah penyangga agar beralih menggunakan transportasi umum.
Salah satunya, yaitu dengan melakukan sosialisasi yang komprehensif terhadap urgensi penyesuaian tarif kepada masyarakat dengan melibatkan unsur pemangku kepentingan.
Selain itu, pihaknya juga akan memperluas skema tarif integrasi.
âSeperti tarif maksimum Rp10.000 dalam 3 jam yang diakses melalui aplikasi JakLingko agar mencakup seluruh rute Transjabodetabek,â kata Budi saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (6/6).
Dia menyebutkan tarif integrasi Rp10 ribu merupakan skema biaya maksimum yang dikenakan saat masyarakat menggunakan lebih dari satu moda transportasi umum, seperti kombinasi Transjakarta, MRT, dan LRT, dalam satu perjalanan berkelanjutan.
Namun, dia menilai, skema tersebut hanya dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui Aplikasi Jaklingko.
Selain itu, Dishub DKI berupaya melakukan peningkatan layanan, antara lain dengan kepastian jadwal keberangkatan yang akurat guna memangkas waktu tempuh.
Kemudian, Dishub DKI juga memperhatikan kemudahan akses lanjutan (first dan last mile) dengan memperbaiki fasilitas pendukung di titik transit.
âTermasuk integrasi fisik yang aman dengan halte atau stasiun serta menyediakan rute pengumpan agar penumpang mudah mencapai titik akhir tujuan,â ujar Budi.
Di sisi lain, dia mengungkapkan besaran subsidi Transjabodetabek pada 2026 mencapai Rp401.087.058.387.
âUntuk subsidi per pelanggan, rata-rata Rp12.258,â ungkap Budi.
Meski demikian, menurut dia, tidak terdapat kendala besar dalam pengembangan Transjabodetabek.
"Namun, masih diperlukan koordinasi lebih lanjut dalam hal penyediaan sarana prasarana dan operasional, seperti pembangunan halte hingga terkait subsidi," tutur Budi.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Candi dan Air Terjun sebagai Penyempurna Destinasi
-
36 GTK SRMA 1 Aceh Besar Beri Pendampingan di SRT 1 Nagan Raya
-
Noni Madueke Tegaskan Inggris Percaya Diri Jelang Hadapi Argentina
-
Ini Cara Naik TransJakarta dan KRL Lebih Hemat
-
Kemendag Andalkan ISF 2026 untuk Pacu Laju Ekonomi di Kuartal III
-
Meningkatkan Kesadaran Tertib Administrasi Kependudukan
-
Kemenhut Lanjutkan Upaya Pendinginan Area Karhutla di Gunung Bromo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.