Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meriah, 2.000 Pelari Ikuti Jam Gadang Fun Run

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 16:07 WIB | Oleh:
Meriah, 2.000 Pelari Ikuti Jam Gadang Fun Run Doc: ANTARA/HO-pribadi
Ket. Ribuan pelari dari berbagai komoditas mengikuti lomba lari International Jam Gadang Fun Run dalam rangka memperingati 100 tahun Jam Gadang Bukittinggi, Sumbar, Minggu (7/6).

BUKITTINGGI -- Sebanyak 2.000 pelari dari berbagai negara dan komunitas ikut serta mamadati kawasan pusat Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mengikuti  International Jam Gadang Fun Run 2026, Minggu pagi.

Sejak pukul 06.30 WIB, para peserta telah memenuhi garis start di depan Istana Bung Hatta dengan latar belakang ikon kebanggaan masyarakat Sumatera Barat Jam Gadang, dan dilepas Ketua Umum DPP IKA UNAND Denny Abdi.

"100 tahun Jam Gadang, kolaborasi Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNAND dan Pemkot Bukittinggi didukung oleh berbagai kementerian dan InJourney mengadakan International Jam Gadang Fun Run," kata Wakil Ketua Umum IKA UNAND Imelda Sari saat International Jam Gadang Fun Run di Bukittinggi, Minggu.

Menurutnya Jam Gadang Fun Run 2026 ini sebagai wujud kebanggaan bahwa Bukittinggi ini adalah kota bersejarah dan legendaris pariwisata Sumbar bahkan Indonesia.

Dia mengatakan peringatan satu abad Jam Gadang menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Bukittinggi kepada generasi muda serta masyarakat dunia.

Ajang yang menjadi bagian dari perayaan 100 tahun Jam Gadang itu berlangsung meriah.

Ribuan peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara untuk ikut berlari mengelilingi kota wisata yang dikenal sebagai salah satu pusat sejarah perjuangan bangsa tersebut.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan Jam Gadang sendiri memiliki sejarah panjang yang melekat dengan perjalanan Kota Bukittinggi.

Menara jam ikonik itu mulai dibangun pada 1926 dan selesai pada 1927. Peresmiannya dilakukan pada 25 Juli 1927 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

"Menara jam ikonik ini dibangun pada masa Hindia Belanda sebagai hadiah dari Ratu Wilhelmina kepada sekretaris (controleur) Fort de Kock, yang saat itu merupakan nama lama wilayah Bukittinggi," kata dia.

Dengan tinggi sekitar 26 meter, Jam Gadang menjadi salah satu bangunan paling dikenal di Sumatera Barat.

Mesin jamnya dibuat oleh perusahaan Vorthmann di Recklinghausen, Jerman, dan hingga kini masih berfungsi dengan baik.

Salah satu keunikan Jam Gadang terletak pada penulisan angka empat yang menggunakan simbol Romawi "IIII", bukan "IV" sebagaimana lazim digunakan pada kebanyakan menara jam di dunia.

Selain itu, bentuk atap Jam Gadang juga mengalami beberapa perubahan seiring perjalanan sejarah Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KAI: Kunjungan Wisata Solo ...

KPK geledah rumah Silmy Karim

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
KPK geledah rumah Silmy Karim
Nasional
Bandara ditutup sementara t...

Tumpukan sampah di Sungai Kalibaru Bogor

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Tumpukan sampah di Sungai K...
Ekonomi
BPOM temukan jutaan kosmeti...
Luar Negeri
Mendagri Pakistan Kinjungi ...
Ekonomi
Jasa Marga catatkan laba be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.