Kebakaran Hotel di New Delhi Tewaskan 21 Orang, Sebagian Besar Warga Asing
📅 Kamis, 04 Jun 2026, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Kashmir Observer
NEW DELHI - Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada hari Rabu (3/6), menewaskan sedikitnya 21 orang, sebagian besar di antaranya warga negara asing, menurut polisi dan media lokal.
Saluran televisi India menayangkan kobaran api yang menjulang dari gedung dan kepulan asap hitam tebal yang membumbung ke langit. Orang-orang yang terjebak di lantai atas terlihat melompat ke atas kasur yang diletakkan di bawah.
Kebakaran gedung sering terjadi di India karena kurangnya peralatan pemadam kebakaran dan pengabaian rutin terhadap peraturan keselamatan. Penyebab kebakaran terbaru ini belum diketahui secara pasti.
Insiden itu terjadi pagi hari di Flourish Stay, sebuah penginapan di lingkungan padat penduduk di selatan kota, kata Kepolisian Delhi dalam sebuah pernyataan.
"Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan bahwa 21 orang telah dinyatakan meninggal dalam insiden tragis ini," kata polisi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa dari mereka yang tewas adalah warga asing, terutama dari Asia Tengah dan Afrika, demikian dilaporkan kantor berita Press Trust of India, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya.
Menurut laporan media lokal, banyak dari mereka datang ke kota itu untuk mendapatkan perawatan medis.
Kementerian Luar Negeri India telah menghubungi kedutaan-kedutaan besar yang warganya termasuk di antara mereka yang terkena dampak kebakaran, kata para pejabat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian "tetap menjalin kontak erat dengan kedutaan-kedutaan terkait dan memberikan semua bantuan yang diperlukan," kata Wakil Menteri Luar Negeri Kirti Vardhan Singh pada tanggal X.
Pihak berwenang mengatakan lebih dari 40 orang dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
Delapan orang berada dalam kondisi kritis, menurut pernyataan dari rumah sakit terdekat.
Sebanyak 47 tamu berada di hotel tersebut ketika kebakaran terjadi, kata anggota parlemen setempat, Satish Upadhyay, kepada wartawan.
Warga setempat bergegas ke lokasi kejadian, sementara petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api dan ambulans tiba untuk mengangkut korban luka.
Perdana Menteri Narendra Modi menyebut kematian tersebut tragedi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!