BTN Gandeng Pinhome, Pengajuan KPR Kini Bisa Lewat Platform Digital
Kamis, 04 Jun 2026, 15:35 WIBJAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat transformasi digital di sektor pembiayaan perumahan dengan menggandeng platform properti digital Pinhome. Kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian.
Kerja sama antara BTN dan PT Properti Solusi Manajemen (Pinhome) mencakup pemasaran KPR untuk rumah baru, rumah second, hingga fasilitas take over kredit. Melalui integrasi ekosistem digital tersebut, masyarakat dapat mencari properti sekaligus mengajukan pembiayaan rumah dalam satu platform yang terhubung.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital untuk mencari hunian maupun memperoleh akses pembiayaan.
"BTN terus bertransformasi mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi dengan Pinhome menjadi bagian dari upaya kami memperluas akses pembiayaan rumah yang lebih mudah, cepat, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini, khususnya generasi muda yang sangat akrab dengan teknologi digital," ujar Nixon saat penandatanganan nota kesepahaman digitalisasi proses kredit konsumer di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (4/6).
BTN mencatat telah menyalurkan sekitar 6 juta unit KPR sejak 1976 kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Menurut Nixon, pengalaman panjang tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan platform digital yang memiliki jangkauan luas kepada calon pembeli rumah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat akuisisi debitur sekaligus memperluas penetrasi pasar KPR non-subsidi. Selain itu, kehadiran layanan digital juga memungkinkan BTN lebih dekat dengan masyarakat yang kini terbiasa mencari informasi properti melalui platform daring.
"Ekosistem properti saat ini semakin digital. Karena itu, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kanal-kanal yang memang menjadi pilihan mereka dalam mencari rumah dan memperoleh informasi pembiayaan," kata Nixon.
Pinhome sendiri merupakan platform properti digital yang menyediakan berbagai layanan dalam satu aplikasi, mulai dari jual beli dan sewa properti, pembiayaan properti, hingga layanan pendukung hunian. Setiap tahunnya, platform tersebut mencatat ribuan permintaan KPR dan take over dari masyarakat yang ingin mengakses pembiayaan rumah.
Melalui layanan konsultasi yang tersedia, calon debitur dapat memperoleh informasi produk, simulasi pembiayaan, hingga pendampingan selama proses pengajuan kredit sebelum diteruskan ke pihak perbankan. Nixon menilai kolaborasi ini akan menciptakan pengalaman yang lebih sederhana dan efisien bagi masyarakat dalam memperoleh rumah impian.
"Yang kami bangun bukan hanya kerja sama pemasaran KPR. Kami ingin menciptakan journey pembiayaan rumah yang end-to-end dan seamless sehingga masyarakat bisa mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman sejak mencari properti hingga proses pengajuan kredit," jelas Nixon.
Menurutnya, pendekatan tersebut semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan generasi milenial dan Gen Z terhadap layanan yang cepat, praktis, dan berbasis digital. Dengan jutaan pencari properti aktif yang mengakses platform digital setiap bulan, Pinhome dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas jangkauan pemasaran produk KPR BTN.
"Generasi muda merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri perumahan. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan akses informasi dan pembiayaan yang lebih mudah sehingga impian memiliki rumah dapat terwujud lebih cepat," tutur Nixon.
Sementara itu, CEO dan Founder Pinhome, Dayu Dara Permata, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan kemudahan akses pembiayaan perumahan melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, aplikasi Pinhome dirancang untuk membantu masyarakat memahami pilihan pembiayaan serta menjalani proses pengajuan kredit secara lebih terarah.
"Melalui aplikasi Pinhome, kami berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan akses, memahami pilihan pembiayaan, dan menjalani proses pengajuan KPR maupun take over secara lebih mudah dan terarah. Pinhome memiliki fitur Simulasi KPR dan KPR Take Over yang memberikan rincian jelas mengenai simulasi dan biaya yang diperlukan. Selain itu, tersedia fitur Konsultasi KPR agar pengguna memperoleh pendampingan yang tepat dalam proses pengajuan," ujarnya.
Dayu menambahkan, sebagian besar pengguna Pinhome berasal dari kelompok usia produktif yang tengah berupaya meningkatkan kualitas hidup, termasuk memiliki rumah pertama. Karena itu, kerja sama dengan BTN diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan sekaligus membantu generasi muda mewujudkan kepemilikan rumah.
"Melalui kolaborasi dengan BTN, kami ingin membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan mempermudah generasi muda untuk mewujudkan rumah impian mereka," kata Dayu.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Transjakarta berlakukan tarif Rp12
-
Efek MotoGP Indonesia Tembus Triliunan, Ekonomi Daerah Tancap Gas!
-
Polda Papua Siapkan Gudang Tampung Beras SPHP di Sembilan Polres
-
Satgas Yonif 511/DY 'Sulap' Gereja dan Rumah Warga Ninabua Jadi Terang Benderang
-
Sabalenka Tumbangkan Gauff di Final Miami Open, Sempurnakan ‘Sunshine Double’
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.