Tren Properti Bergeser, Minat Sewa Rumah Lampaui Pembelian
Kamis, 09 Jul 2026, 19:20 WIBJAKARTA â Tren pasar properti Indonesia menunjukkan perubahan signifikan. Masyarakat kini semakin memilih menyewa hunian terlebih dahulu dibanding langsung membeli rumah. Data terbaru Rumah123 pada kuartal II (Q2) 2026 memperlihatkan bahwa minat terhadap hunian sewa telah melampaui minat membeli, menandai munculnya fenomena yang disebut sebagai era rent first.
Analisis Rumah123 yang didasarkan pada jutaan aktivitas pencarian dan enquiry pengguna sepanjang April hingga Juni 2026 menunjukkan sebanyak 58,6 persen pengguna mencari hunian untuk disewa. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pencarian hunian untuk dibeli yang hanya mencapai 41,4 persen.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, minat menyewa meningkat dari 53,4 persen menjadi 58,6 persen. Sebaliknya, minat membeli rumah turun dari 46,6 persen menjadi 41,4 persen.
Perubahan tersebut mencerminkan bergesernya cara masyarakat dalam mewujudkan kepemilikan rumah. Menyewa kini semakin banyak dipilih sebagai langkah awal sebelum memutuskan membeli hunian.
Tren Menguat Selama Lima Kuartal
Rumah123 mencatat fenomena tersebut bukan terjadi secara tiba-tiba. Selama lima kuartal terakhir, proporsi pencarian hunian sewa terus meningkat, sementara pencarian hunian untuk dibeli terus mengalami penurunan.
Pada Q2 2026, selisih antara minat menyewa dan membeli mencapai 17,2 poin persentase, menjadi jarak terbesar selama periode pengamatan sejak April 2025 hingga Juni 2026.
Perubahan perilaku itu juga terlihat dari laju pertumbuhan pencarian properti. Enquiry untuk hunian yang ingin dibeli tercatat turun 19,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY). Sementara itu, enquiry hunian sewa justru tumbuh 8,2 persen YoY.
Secara kuartalan (quarter on quarter/QoQ), pencarian hunian untuk dibeli juga masih mengalami penurunan sebesar 4,2 persen. Data tersebut menunjukkan bahwa perlambatan tidak hanya terjadi pada keputusan membeli rumah, tetapi juga sudah terlihat sejak tahap awal pencarian properti.
Generasi Muda Lebih Memilih Fleksibilitas
Pergeseran tren ini terutama didorong oleh kelompok usia produktif. Rumah123 mencatat sebanyak 53,9 persen pengguna platform berasal dari kelompok usia 18 hingga 34 tahun. Kelompok usia ini umumnya sedang membangun karier, keluarga, sekaligus memperkuat kondisi finansial. Karena itu, fleksibilitas dalam menentukan tempat tinggal menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan membeli rumah.
Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, mengatakan perubahan tersebut menunjukkan hadirnya tahapan baru dalam perjalanan kepemilikan rumah. Menurutnya, keinginan masyarakat untuk memiliki rumah sebenarnya masih tinggi. Namun, semakin banyak konsumen yang memilih menyewa terlebih dahulu sebagai strategi untuk mempersiapkan kondisi keuangan, menyesuaikan kebutuhan hidup, sekaligus menunggu waktu yang tepat sebelum membeli rumah.
"Kami melihat fenomena ini bukan sebagai penurunan minat membeli rumah, melainkan perubahan urutan pengambilan keputusan. Menyewa menjadi fase transisi sebelum membeli, terutama bagi generasi muda yang masih membangun stabilitas finansial maupun fleksibilitas mobilitas," ujarnya.
Simulasi KPR Menurun
Perubahan perilaku masyarakat juga tercermin dari penggunaan fitur Simulasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Rumah123. Pada Q2 2026, aktivitas simulasi KPR turun 11,6 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Meski demikian, mayoritas pengguna masih mengincar rumah dengan harga yang relatif terjangkau. Sebanyak 35,2 persen simulasi dilakukan untuk rumah dengan harga di bawah Rp500 juta, sedangkan 30,5 persen lainnya berada pada kisaran Rp500 juta hingga Rp1 miliar.
Untuk pilihan tenor, periode 16 hingga 20 tahun menjadi yang paling diminati dengan porsi 36,9 persen. Selanjutnya adalah tenor hingga 10 tahun sebesar 30,1 persen, serta tenor 11 hingga 15 tahun sebanyak 28,1 persen. Data tersebut mengindikasikan bahwa meskipun minat membeli masih ada, masyarakat tetap mengutamakan rumah yang sesuai kemampuan finansial.
Rumah Subsidi Paling Banyak Dicari
Preferensi masyarakat juga terlihat dari kata kunci yang paling sering digunakan saat mencari properti di platform Rumah123. Keyword "subsidi" menjadi pencarian paling populer dengan porsi 10,02 persen dari total sesi pencarian. Setelah itu disusul kata kunci "cluster" sebesar 6,10 persen, "mewah" sebesar 4,84 persen, "butuh uang" sebesar 3,90 persen, "kavling" sebesar 2,93 persen, "rumah kampung" sebesar 2,08 persen, serta "KPR" sebesar 1,81 persen.
Dominasi pencarian rumah subsidi menunjukkan bahwa faktor keterjangkauan harga masih menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia. Di sisi lain, tingginya pencarian rumah di kawasan cluster maupun hunian mewah menunjukkan konsumen juga semakin mempertimbangkan kualitas lingkungan, fasilitas, serta gaya hidup dalam memilih tempat tinggal.
Cerminan Kondisi Pasar Properti
VP of Marketing Rumah123, Firman Pamungkas, mengatakan jutaan aktivitas pengguna di platform memberikan gambaran yang dekat dengan kondisi riil pasar properti nasional. Rumah123 tidak hanya melihat jenis properti yang dicari masyarakat, tetapi juga bagaimana perilaku tersebut berubah dari waktu ke waktu. Insight tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat maupun pelaku industri properti dalam mengambil keputusan berdasarkan kondisi pasar.
Pihaknya menilai perjalanan menuju kepemilikan rumah kini semakin beragam. Bagi sebagian masyarakat, menyewa menjadi strategi awal sebelum membeli rumah, sementara bagi yang lain kepemilikan rumah tetap menjadi tujuan jangka panjang.
âMelalui analisis berbasis data pengguna, perusahaan berkomitmen menghadirkan informasi dan solusi yang membantu masyarakat menemukan hunian sesuai kebutuhan, kemampuan finansial, dan tahap kehidupannya,â paparnya.
- KPR
- Rumah Subsidi
- Rumah123
- Pasar Properti
- generasi muda
- Properti Indonesia
- Hunian Sewa
- industri properti
- sewa rumah
- investasi properti
- beli rumah
- Rent First
- Tren Properti 2026
- Kredit Pemilikan Rumah
- Hunian Indonesia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Aston Villa Terinspirasi Kejayaan Masa Lalu demi Misi Juara Liga Europa
-
Menteri Kebudayaan Jajaki Kerja Sama Industri Film dan Pengobatan Tradisional dengan China
-
Pasar Hunian Menengah Atas Tunjukkan Resiliensi, Penjualan Properti Terus Bertumbuh
-
Skema KPR rumah subsidi 40 tahun
-
41 Mahasiswa Indonesia Timur Ditempa Jadi Calon Pemimpin Lewat Program Beasiswa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.