PT KAI: KA Siliwangi Layani 457.890 Pelanggan Lintas Sukabumi-Cipatat
Jumat, 29 Mei 2026, 19:30 WIBSUKABUMIÂ - Kereta Api Siliwangi mengangkut sebanyak 457.890 pelanggan sepanjang periode Januari hingga April 2026. Jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi massal pada lintas Sukabumi menuju wilayah Cipatat.
Masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta sejauh 67 kilometer hanya dengan membayar tarif subsidi sebesar Rp5.000 saja. Tarif murah tersebut terwujud berkat bantuan skema Public Service Obligation (PSO) pemerintah.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat tingginya volume pengguna layanan kereta api tersebut. Keterangan resmi ini disampaikan Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, Kamis (28/5) lalu.
âSetiap perjalanan KA Siliwangi membawa banyak cerita kehidupan. Ada pelajar yang berangkat mengejar cita-cita, pedagang yang mencari nafkah untuk keluarganya, hingga masyarakat yang ingin bertemu orang-orang tersayangnya. Karena itu, KA Siliwangi memiliki arti yang sangat dekat bagi masyarakat,â ujar Anne.
Perjalanan kereta api tersebut dimulai dari Stasiun Sukabumi yang setiap harinya selalu dipenuhi aktivitas masyarakat. Layanan transportasi ini melintasi daerah Gandasoli, Cireungas, Cibadak, Karangtengah, Cianjur, Ciranjang, Cipeuyeum, Lampegan, serta berakhir di Cipatat.
Pada wilayah Cibadak dan Cireungas, layanan angkutan ini menjadi sarana vital penunjang mobilitas perdagangan warga. Sedangkan di stasiun Cianjur dan Ciranjang, moda ini mempermudah akses pendidikan serta pusat layanan kesehatan.
Para penumpang dapat menikmati pemandangan hamparan sawah dan perbukitan hijau yang sejuk sepanjang perjalanan tersebut. Kereta juga melewati Terowongan Lampegan legendaris yang membawa masyarakat menyusuri sejarah perkeretaapian di tanah Priangan.
Layanan transportasi massal ini juga menjadi akses utama menuju berbagai destinasi wisata populer di Jawa Barat. Warga dapat mengunjungi Situs Megalitikum Gunung Padang maupun wisata alam Stone Garden lewat stasiun pemberhentian.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan kereta api ini turut membantu perputaran roda ekonomi masyarakat lintas Cianjuran. Kemudahan mobilitas tersebut juga mendorong perkembangan sektor pertanian lokal serta pariwisata daerah agar tumbuh berkelanjutan.
Keberadaan moda transportasi massal ini ternyata juga berhasil menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat antarpenumpang. Hal tersebut diungkapkan oleh Executive Vice President Corporate Secretary KAI yang dijabat oleh Wisnu Pramudya.
âBanyak pelanggan yang sudah saling mengenal karena bertemu hampir setiap hari di perjalanan yang sama. Ada rasa dekat yang tumbuh di dalam kereta. Karena itu, KA Siliwangi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di lintas ini,â kata Wisnu. ils/I-1
- PT KAI
- ka siliwangi
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu, Polda Sultra Sita 1,8 Kilogram Sabu dan 79 Butir Ekstasi di Kendari
-
Distribusi Pendapatan dan Perbaikan Ketimpangan Ekonomi Lebih Penting bagi RI
-
Perkuat Fondasi Teknologi Berkelanjutan, Bank Jakarta Investasi pada Talenta Digital
-
Kejuaraan Dunia, Alwi di Jalur Berat
-
Libur Panjang Maulid Nabi, KAI Bandung Sediakan 60.717 Tiket Antisipasi Lonjakan Penumpang
-
BNPB Nyatakan Kebakaran di Gunung Picung Cianjur Sudah Terkendali
-
Daur Ulang Baterai Bekas Jadi Peluang Bisnis, Akademisi FTUI Dorong Transisi Energi.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.