Kejutan Besar Terjadi di Roland Garros, Sinner Tersingkir Dramatis

Jumat, 29 Mei 2026, 00:03 WIB

PARIS — Kejutan besar mengguncang Prancis Open setelah petenis nomor satu dunia Jannik Sinner tersingkir dramatis akibat diduga mengalami heatstroke saat menghadapi petenis Argentina Juan Manuel Cerundolo pada hari Kamis (28/5) waktu setempat.

Sinner sebenarnya berada di ambang kemenangan setelah unggul dua set dan memimpin 5-1 pada set ketiga. Namun petenis Italia itu tiba-tiba kehilangan ritme permainan dan kesulitan bergerak di tengah suhu panas ekstrem di Court Philippe Chatrier.

Ket. Foto: Jannik Sinner. — Sumber: AFP

Ia bahkan kehilangan 18 poin secara beruntun sebelum akhirnya meminta perawatan medis.

Sinner mengeluhkan pusing dan mual sebelum meninggalkan lapangan untuk mendapatkan penanganan. Meski sempat kembali bermain, kondisinya terus menurun hingga akhirnya menyerah dengan skor 3-6, 2-6, 7-5, 6-1, 6-1.

“Saya sedikit beruntung. Saya merasa kasihan kepadanya,” ujar Cerundolo seusai pertandingan.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi. Mungkin dia kram atau tekanan pertandingan. Saya berharap dia segera pulih.”

Hasil itu menjadi salah satu kejutan terbesar di dunia tenis dalam beberapa tahun terakhir sekaligus mengakhiri langkah Sinner lebih cepat di Grand Slam untuk pertama kalinya sejak Prancis Open 2023.

Cerundolo yang kini menempati peringkat ke-56 dunia akan menghadapi petenis muda Spanyol Martin Landaluce atau wakil Republik Ceko Vit Kopriva pada putaran ketiga.

Cuaca panas tidak biasa di Paris memang menjadi masalah besar sepanjang pekan ini. Petenis Republik Ceko Jakub Mensik sempat kolaps akibat kram setelah bertanding pada Rabu, sementara Novak Djokovic meminta jadwal pertandingan dipindahkan ke waktu yang lebih malam.

Sinner menjadi korban terbaru suhu mencapai 32 derajat Celsius yang menghentikan rekor 30 kemenangan beruntunnya setelah sebelumnya menjuarai turnamen di Roma, Madrid, Monte Carlo, Miami, dan Indian Wells.

Petenis berusia 24 tahun itu kini harus menunggu hingga tahun depan untuk kembali mengejar ambisi melengkapi karier Grand Slam, terlebih rivalnya Carlos Alcaraz diperkirakan telah pulih dari cedera.

Padahal Sinner sempat sepenuhnya mengontrol pertandingan sebelum kondisi fisiknya mendadak menurun drastis.

Ia bahkan sempat bertanya kepada chair umpire mengenai opsi yang tersedia ketika tertinggal 0-40 sebelum diperiksa fisioterapis.

Setelah mendapat perawatan, Sinner kembali ke lapangan dengan sambutan penonton, tetapi tetap kesulitan bertahan dalam cuaca panas dan kehilangan set ketiga.

Sembilan menit kemudian, ia kembali bermain dalam kondisi pincang akibat kram. Cerundolo memanfaatkan momentum itu untuk memenangi set keempat dan akhirnya menuntaskan kemenangan sensasional.

Petenis Argentina tersebut meraih kemenangan terbesar dalam kariernya sekaligus lolos ke putaran ketiga Grand Slam untuk pertama kali.

“Saya hanya mencoba memainkan permainan terbaik saya. Tanah liat adalah permukaan favorit saya dan saya berharap siap untuk pertandingan berikutnya,” kata Cerundolo.

Sementara itu, unggulan ke-10 asal Italia Flavio Cobolli lolos ke putaran ketiga setelah mengalahkan petenis Tiongkok Wu Yibing 6-4, 6-4, 6-4.

Cobolli selanjutnya akan menghadapi petenis Amerika Serikat Learner Tien yang bangkit mengalahkan petenis Argentina Facundo Diaz Acosta lima set.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.