Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mimpi “Entrepreneur” Muda, Irvan Mulyadi Praminta Bawa Malacca Toast “Go Global”

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 05:46 WIB | Oleh:

Hal lumrah bagi jajaran manajemen membuat perencanaan (planning) tentang tujuan dan arah perusahaan, tetapi tidak bisa melawan ombak perubahan yaitu perkembangan terkini tentang kondisi pasar, selera konsumen, teknik penyajian dan teknologi yang mendukung.

Sejak awal berdiri, Irvan mengakui semua proses berjalan secara konvensional, namun setelah Covid-19, semua berubah menjadi serba digital. Terlepas dari customer behavior itu, baginya digitalisasi membuat proses jauh lebih praktis, efisien dan efektif. Mulai dari suplai dan harga bahan baku, penerimaan order dan transaksi dari konsumen hingga proses pengelolaan kas. 

Pada saat ekspansi outlet, Irvan mengaku dihadapkan pada beragam tantangan untuk setiap tahapan. Lima outlet pertama, tantangannya lebih pada pengelolaan arus kas (cashflow), sedangkan pembukaan outlet di atas lima lebih ke distribusi. Ketika outlet di atas 10, tantangannya pada konsistensi, sedangkan di atas 15 tantangannya pada logistik.

Terkesan Layanan Digital CIMB Niaga

Berkaitan dengan cashflow, dia pun mengakui selain menggunakan modal perusahaan, juga mendapat fasilitas pembiayaan dari bank terutama Kredit Modal Kerja (KMK). Dari beberapa bank yang pernah menawarkan fasilitas pembukaan rekening koran, Irvan sangat terkesan dengan layanan CIMB Niaga.

“Dengan menempatkan rekening koran di CIMB Niaga, nasabah mendapat layanan yang fleksibel, privelege, dan mendapat fasilitas pembiayaan multiyears dengan bunga yang sangat kompetitif,” kata Irvan.

Layanan perbankan digital dari CIMB Niaga yang berfungsi sebagai super app untuk mengatur berbagai kebutuhan finansial yaitu aplikasi OCTO, memungkinkan Irvan bertransaksi sehari-hari dan mengelola investasi dalam satu genggaman. Apalagi, platform juga dapat diakses melalui website maupun aplikasi mobile dengan dukungan login biometrik, sehingga memberikan kenyamanan sekaligus perlindungan optimal bagi nasabah.

Experience yang dirasakan Irvan tersebut adalah wujud apresiasi atas produk dan layanan yang ditawarkan CIMB Niaga kepada loyal customer, seperti yang disampaikan Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rusly Johannes awal April 2026, saat peluncuran OCTOBIZ di XXI Lounge, Plaza Senayan Jakarta.

Platform digital OCTOBIZ kata Rusly, merupakan solusi digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha mengelola transaksi bisnis dengan mudah, efisien, aman dan terintegrasi, baik transaksi domestik maupun internasional.

Platform tersebut jelasnya, semakin memperkuat kapabilitas digital CIMB Niaga dalam membantu nasabah mewujudkan berbagai aspirasi bisnis mereka yang terus berkembang, sejalan dengan tujuan CIMB Niaga yakni Advancing Customers & Society (memajukan pelanggan/nasabah dan masyarakat (-red).

“Digitalisasi pengelolaan bisnis dan keuangan penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. OCTOBIZ juga diandalkan sebagai solusi perbankan yang mendukung pelaku usaha terus mengembangkan bisnis sekaligus mewujudkan mimpi dan aspirasinya,” jelas Rusly dalam acara Press Launch OCTOBIZ di Jakarta, Senin (6/4).

Sejak soft launching pada Februari 2026, OCTOBIZ telah digunakan lebih dari 20 ribu perusahaan, sebagai bukti tingginya animo pelaku usaha terhadap solusi digital yang mampu mendukung pengelolaan bisnis secara lebih efisien dan terintegrasi.

Dengan kehadiran OCTOBIZ diharapkan semakin mendukung nasabah CIMB Niaga, termasuk Irvan untuk melakukan ekspansi bisnis, yang dalam waktu dekat hendak menambah outlet Malacca Toast di Bintaro dan Citra Garden. Begitu pun dalam jangka panjang, Irvan ingin menggapai mimpinya dengan go international, menancapkan bisnis kulinernya hingga ke Negeri Kanguru, Australia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

16 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.