Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Heboh Penampakan Pocong di Bekasi, Polisi Ungkap Foto Ternyata Hoaks

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Heboh Penampakan Pocong di Bekasi, Polisi Ungkap Foto Ternyata Hoaks Doc: Antara
Ket. Foto hasil rekayasa digital menyisipkan penampakan pocong yang membuat heboh warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kabupaten Bekasi - Kepolisian menyebut foto viral penampakan pocong yang membuat heboh usai beredar luas di kalangan masyarakat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat merupakan rekayasa digital berdasarkan hasil pemeriksaan.

"Kami perlu melakukan klarifikasi untuk meluruskan serta meredam berita viral soal penampakan pocong ini agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat," kata Kapolsek Cikarang Utara, Polres Metro Bekasi AKP Noach Hendrik di Cikarang, Selasa (26/5).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui foto viral tersebut merupakan hasil rekayasa digital editing yang dibuat seorang pria bernama Ridwan Syah (32), warga Kampung Kamurang, Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa itu bermula pada Minggu (24/5/2026) pukul 23.00 WIB ketika Ridwan memotret halaman depan rumah di wilayah Blok Asem, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara.

Setelah itu, ia mengunduh gambar pocong dari internet dan mengedit menggunakan aplikasi telepon genggam dengan menyisipkan gambar tersebut ke foto rumah.

Foto hasil editan itu kemudian dibagikan ke grup WhatsApp keluarga dengan keterangan tulisan 'Apa tuh di rumah Mak Ebot'. Namun, gambar tersebut akhirnya menyebar luas hingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Setelah dilakukan pengecekan dan klarifikasi, foto tersebut dipastikan merupakan hasil editan atau hoaks. Yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi," ujarnya.

Selain itu, Ridwan juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui video klarifikasi.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Jangan mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya atau berita hoaks karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Bangkitkan Gaza, Uni ...
Megapolitan
Bupati Tangerang Minta Warg...
Daerah
Polres Karawang Ringkus Tig...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.