- Home
-
- Luar Negeri
-
- Rubio Sebut Kesepakatan de...
Rubio Sebut Kesepakatan dengan Iran Masih Mungkin Tercapai dalam Beberapa Hari Meski Ada Serangan AS
Selasa, 26 Mei 2026, 11:30 WIBJAIPUR - Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kesepakatan dengan Iran masih mungkin terjadi meskipun ada serangan baru Amerika yang menimbulkan keraguan terhadap gencatan senjata yang rapuh tersebut.
"Ada beberapa pembicaraan yang berlangsung di Qatar hari ini, jadi kita akan lihat apakah kita bisa membuat kemajuan. Saya pikir ada banyak pembicaraan bolak-balik tentang bahasa spesifik dalam dokumen awal, jadi akan memakan waktu beberapa hari," kata Rubio kepada wartawan di Jaipur selama kunjungannya ke India, Selasa (26/5).Â
"Presiden telah menyatakan keinginannya untuk mewujudkannya. Dia akan membuat kesepakatan yang baik atau tidak sama sekali," katanya.
Serangan baru AS ke sejumlah target di Iran terjadi ketika para negosiator utama Iran tiba di Doha untuk putaran pembicaraan terbaru guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, yang telah mendorong Iran untuk memblokade Selat Hormuz, jalur penting bagi ekspor energi global.
Rubio mengatakan kepada wartawan bahwa "selat itu harus dibuka".
"Mereka akan tetap buka, jadi mereka harus tetap buka. Apa yang terjadi di sana melanggar hukum, ilegal, tidak berkelanjutan bagi dunia, dan tidak dapat diterima."
Militer AS mengatakan telah melancarkan serangan baru di Iran selatan, menargetkan lokasi rudal Iran dan kapal-kapal yang mencoba memasang ranjau.
Komando Pusat AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan itu dilakukan untuk "membela diri", dan dirancang "untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran".
Juru bicara Komando Pusat, Kapten Tim Hawkins, mengatakan bahwa militer AS "terus membela pasukan kami sambil menahan diri selama gencatan senjata yang sedang berlangsung".
Serangan-serangan itu terjadi ketika juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqai, mengatakan bahwa beberapa kemajuan telah dicapai dalam pembicaraan dengan AS, tetapi kesepakatan untuk mengakhiri konflik "belum akan segera terjadi".
Kapten Hawkins mengatakan serangan itu menargetkan area dekat Bandar Abbas, sebuah kota pelabuhan di selatan dan lokasi pangkalan angkatan laut Iran yang terletak di Selat Hormuz, menurut New York Times.
Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa pejabat setempat di Bandar Abbas sedang melakukan penyelidikan setelah terdengar suara ledakan.
Iran belum menanggapi serangan terbaru AS. Belum jelas apa dampaknya terhadap potensi kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran.
- Perang AS-Israel dengan Iran
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Hantam Situs Rudal di Iran Selatan
-
Iran akan Buka Selat Hormuz Jika AS Cabut Blokade dan Perang Diakhiri
-
Persiapan Garuda Indonesia untuk Haji 2026: Kerahkan 1.085 Personel dan 15 Pesawat Wide-Body
-
Pemerintah Luncurkan Pencantuman Informasi Gizi pada Kemasan Makanan
-
Trump Batalkan Serangan ke Iran, Sebut Kesepakatan Damai Sudah Cukup Final
-
Kemenekraf Dukung Pegiat Ekraf Startup Nasional Naik Kelas
-
Eskalasi Meningkat, Iran Balas Serang 18 Aset Militer AS di Kuwait dan Bahrain
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.