Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina dan ERIA Kolaborasi Dukung Transisi Energi

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 12:52 WIB | Oleh:
Pertamina dan ERIA Kolaborasi Dukung Transisi Energi Doc: istimewa
Ket. Pertamina dan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) menjalin kolaborasi strategis untuk mendukung program pemerintah dalam membangun kemandirian energi nasional dan juga mendukung transisi energi.

JAKARTA - Pertamina dan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) menjalin kolaborasi strategis untuk mendukung program pemerintah dalam membangun kemandirian energi nasional dan juga mendukung transisi energi.

“Kemandirian energi dan transisi energi merupakan dua strategi yang dijalankan oleh Pertamina secara bersamaan. Kedua hal ini memperkuat satu dengan yang lainnya. Ini juga merupakan implementasi Dual Growth Strategy Pertamina,” ujar Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha (SPPU) Pertamina Emma Sri Martini dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu (24/5).

Emma menyampaikan bahwa Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam mendukung kemandirian energi nasional dan juga mendukung transisi energi.

Untuk itu, Pertamina terus mengembangkan kapabilitasnya dan kemampuannya dengan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk di dalamnya lembaga-lembaga pemikir (think tank).

Emma menjelaskan, Pertamina saat ini menjalankan dua pilar utama strategi bisnis, yakni mengoptimalkan bisnis eksisting berbasis energi fosil serta mempercepat pengembangan bisnis rendah karbon.

Nota Kesepahaman ini mencakup dua pilar utama kerja sama, yakni analisis kebijakan dan ekonomi di sektor energi, serta pengembangan kapasitas (capacity building) dan pertukaran pengetahuan.

Implementasi nota kesepahaman akan dilaksanakan oleh Pertamina Energy Institute (PEI) sebagai lembaga pemikir strategis di Pertamina.

"Melalui kemitraan dengan ERIA, Pertamina akan memperoleh dukungan berupa kajian kebijakan berbasis riset, analisis ekonomi energi yang komprehensif, serta penguatan kapasitas institusional yang selaras dengan pengembangan portofolio bisnis dan strategi jangka panjang Perusahaan," kata Emma.

Emma juga menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat posisi strategis Pertamina di kawasan regional di tengah dinamika transisi energi global yang terus berkembang.

"Dengan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk di dalamnya lembaga pemikir level internasional akan meningkatkan kapasitas para pihak," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.