Sermo Run Disiapkan Jadi Magnet Sport Tourism Kulon Progo
📅 Sabtu, 23 Mei 2026, 00:45 WIB | Oleh: Tim PenulisKULON PROGO – Promosi sport tourism menjadi strategi untuk menggabungkan pengembangan pariwisata dengan aktivitas olahraga yang mampu menarik wisatawan dalam jumlah besar sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi daerah.
Kegiatan seperti maraton, balap sepeda, triathlon, hingga olahraga air tidak hanya menghadirkan dampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.
Selain memperkuat citra destinasi, sport tourism juga dapat memperpanjang masa tinggal wisatawan karena biasanya dikemas bersama atraksi budaya dan wisata lainnya.
Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kualitas infrastruktur, kesiapan penyelenggaraan event, serta promosi yang konsisten agar mampu bersaing dengan destinasi lain di tingkat regional maupun internasional.
Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan Sermo Run 2026 untuk mempromosikan potensi Waduk Sermo sebagai lokasi “sport tourism" yang diharapkan menggeliatkan sektor pariwisata daerah dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Sutarman di Kulon Progo, Jumat (22/5), mengatakan Dinas Pariwisata Kulon Progo merancang sejumlah agenda tahunan secara bersama-sama agar dapat masuk ke dalam kalender wisata yang konsisten dan berkelanjutan.
"Sermo Run menjadi salah satu dari empat agenda lari yang disiapkan tahun ini, di samping agenda lain seperti YIA Run, Kuliner Run di Pronosutan, serta KabanaRun yang mengusung konsep sport tourism," kata Sutarman.
Ia mengatakan Sermo Run ini mengusung tagline "Run the view, own the moment" (kuasai medannya, nikmati momennya). Ajang ini ditargetkan diikuti ribuan peserta, mulai dari masyarakat umum, komunitas lari, pelajar, hingga wisatawan domestik dan mancanegara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sermo Run 2026 dibagi menjadi dua kategori perlombaan yang disesuaikan dengan segmen peserta, yaitu kategori 5K (5 kilometer) dan 17K (17 kilometer).
Sutarman menjelaskan, agar kegiatan berjalan sukses strategi branding di setiap acara. Pihaknya berharap kerja sama ini bisa menjadi wadah promosi yang saling menguntungkan.
"Merintis sebuah event besar agar dapat mandiri membutuhkan waktu dan konsistensi. Karenanya pemkab berkomitmen untuk memberikan stimulus pada tahun pertama dan kedua pelaksanaan," katanya.
Memasuki tahun ketiga, diharapkan seluruh rangkaian acara sudah dapat berjalan mandiri secara penuh oleh pihak swasta maupun sponsor.
"Melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor (pentahelix), Dinas Pariwisata Kulon Progo optimistis sport tourism seperti Sermo Run di kawasan Waduk Sermo tidak hanya akan menggeliatkan sektor pariwisata daerah, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara acara Sermo Run 2026 Atang mengatakan tujuan utama dari penyelenggaraan ajang ini adalah untuk mengangkat potensi pariwisata di Kulon Progo, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor sport tourism atau wisata olahraga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!