Memperkenalkan Budaya dan Wisata Pulau Kupang kepada Wisatawan Amerika Serikat
Sabtu, 23 Mei 2026, 23:15 WIBKuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah melalui Pemerintah Kecamatan Bataguh memperkenalkan budaya dan potensi wisata daerah Kelurahan Pulau Kupang kepada wisatawan mancanegara asal Amerika Serikat.
"Kami bangga dapat memperkenalkan budaya Dayak dan keramahan masyarakat Pulau Kupang kepada tamu dari luar negeri. Saya harap Bataguh semakin dikenal masyarakat luas hingga mancanegara," kata Pelaksana Tugas Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal di Kuala Kapuas, Sabtu.
Menurut Dino, kunjungan wisatawan asing ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan budaya dan potensi wisata daerah kepada dunia.
Kehadiran wisatawan asing diharap menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus melestarikan adat, budaya dan kearifan lokal sebagai identitas daerah.
Lurah Pulau Kupang Erliansyah menambahkan kekayaan budaya lokal seperti ritual adat dan kesenian tradisional merupakan daya tarik yang mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara.
âSemoga kunjungan ini semakin membuka peluang promosi wisata budaya di wilayah Bataguh,â harapnya.
Sebelumnya, kedatangan wisatawan mancanegara asal Amerika Serikat ini, disambut langsung oleh Plt Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal, Lurah Pulau Kupang Erliansyah, Damang Bataguh, Ketua LKMK Pulau Kupang, para Ketua RT, serta perangkat kelurahan melalui prosesi adat tampung tawar yang sarat makna dan doa keselamatan.
Wisatawan mengikuti ritual tampung tawar sebagai simbol penghormatan, penyucian diri serta harapan akan keselamatan dan keberkahan selama berada di wilayah Pulau Kupang.
Suasana semakin meriah saat para penari menampilkan tarian adat Dayak dengan balutan busana dan irama musik tradisional. Wisatawan tampak antusias menyaksikan pertunjukan budaya tersebut, bahkan beberapa di antaranya ikut menari bersama masyarakat setempat.
Setelah itu, wisatawan juga diajak menari manasai bersama para penari, Plt Camat Bataguh dan Lurah Pulau Kupang. Mereka tampak sangat menikmati momen tersebut.
Selain itu, para wisatawan juga diajak melihat museum mini Kelurahan Pulau Kupang yang menyajikan sejumlah artefak atau barang-barang peninggalan bersejarah dari situs Nyai Undang.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Honduras Memanas: Presiden Petahana Sebut Hasil Pemilu Penuh Kecurangan
-
Playoff Liga Europa: Stuttgart Tantang Rekor Tak Terkalahkan Celtic di Glasgow
-
Agar Tak Kebanjiran Lagi, Warga Rawa Buaya Harus Mau Pindah ke Rusun
-
Pemprov Kaltim Uji Ketahanan Jembatan Mahakam Ulu Usai Ditabrak Tongkang Tiga Kali
-
Saat Ditemukan, MK Terbaring di Kardus dengan Tubuh Penuh Luka Bakar, Tangan Patah dan Malanutrisi
-
Menteri PKP Tambah Kuota Rumah Subsidi Jember Jadi 10 Ribu Unit
-
Liga Europa: Duel Hidup-Mati di Olimpico: Roma dan Bologna Berebut Tiket Perempat Final
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.