Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penataan Infrastruktur dan Memperkuat Program Pengendalian Banjir di Kota Cirebon

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penataan Infrastruktur dan Memperkuat Program Pengendalian Banjir di Kota Cirebon Doc: Antara

Cirebon - DPRD Kota Cirebon, Jawa Barat meminta pemerintah daerah (pemda) setempat memperkuat program pengendalian banjir dan penataan infrastruktur pada 2026, untuk mengurangi risiko genangan di sejumlah kawasan rawan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M. Handarujati Kalamullah dalam keterangannya di Cirebon, Selasa, mengatakan upaya pengendalian banjir perlu terus ditingkatkan seiring karakter Kota Cirebon sebagai wilayah hilir yang rawan menerima limpasan air dari daerah sekitarnya.

“Pada 2026, kami berharap seluruh program dapat dilaksanakan lebih optimal dengan koordinasi lintas sektor yang lebih kuat,” katanya.

Selama tahun 2025, kata dia, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) setempat telah melakukan normalisasi terhadap 14 aliran sungai di wilayah Kota Cirebon sebagai upaya pengurangan risiko banjir.

Meski demikian, pihaknya menilai masih terdapat sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami genangan dan membutuhkan penanganan lanjutan secara lebih komprehensif.

Ia mengatakan beberapa titik yang menjadi perhatian, antara lain ruas Jalan Cipto dan sedikitnya 28 titik drainase yang berada di bawah kewenangan DPUTR Kota Cirebon.

Ia menekankan pentingnya pembangunan sarana pengendali banjir berupa embung atau tempat parkir air untuk menampung limpasan saat debit air meningkat.

Pihaknya mencatat kapasitas embung yang tersedia saat ini baru sekitar 300 meter kubik, sementara kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 3.000 meter kubik.

Keterbatasan kapasitas tersebut, kata dia, berdampak langsung terhadap beban aliran air, khususnya di kawasan terusan pemuda Kota Cirebon yang kerap mengalami genangan.

“Pemda harus lebih adaptif terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu agar pelaksanaan kegiatan fisik tidak menumpuk di akhir tahun anggaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Cirebon Rachman Hidayat mengatakan pada 2026, pihaknya masih memfokuskan program kerja pada perbaikan jalan dan penanganan banjir di sejumlah ruas prioritas.

Ia menyampaikan normalisasi sungai di Kota Cirebon terus dilakukan secara berkala, karena tingkat sedimentasi cukup tinggi.

“Idealnya, sebagai wilayah hilir, sungai di Kota Cirebon dinormalisasi maksimal dua tahun sekali," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.