Tuchel Berani Coret Pemain Bintang demi Ambisi Inggris Juara Dunia
Jumat, 22 Mei 2026, 19:33 WIBLONDON - Thomas Tuchel langsung membuat gebrakan besar menjelang Piala Dunia 2026. Pelatih tim nasional Inggris itu berani mencoret sejumlah nama besar dari skuad final demi membangun tim yang dianggap paling ideal untuk mengejar gelar juara dunia.
Keputusan Tuchel memunculkan kejutan besar setelah pemain-pemain seperti Phil Foden, Cole Palmer, dan Trent Alexander-Arnold tidak masuk daftar 26 pemain pilihan.
Selain mereka, sejumlah nama senior seperti Harry Maguire, Luke Shaw, Morgan Gibbs-White, dan Adam Wharton juga tersingkir dari skuad menuju turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.
Dalam konferensi pers di Wembley, Tuchel menegaskan dirinya tidak memilih skuad berdasarkan popularitas ataupun kualitas individu semata.
Menurut mantan pelatih Chelsea dan Paris Saint-Germain itu, turnamen besar hanya bisa dimenangkan oleh tim yang benar-benar solid sebagai satu kesatuan.
âSejak hari pertama kami ingin membangun tim terbaik, bukan sekadar mengumpulkan 26 pemain paling berbakat,â ujar Tuchel. âKejuaraan dimenangkan oleh tim, sesederhana itu.â
Pelatih berusia 52 tahun tersebut mengakui banyak keputusan yang terasa menyakitkan karena Inggris memiliki begitu banyak pemain berkualitas.
âDari 55 pemain dalam daftar sementara, jelas ada talenta luar biasa dan karakter hebat yang harus ditinggalkan,â katanya. âNamun saya menyukai keputusan seperti ini karena menghadirkan kejelasan dan ketegasan yang dibutuhkan sebuah tim.â
Tuchel datang ke Inggris dengan satu misi besar: mengakhiri penantian panjang The Three Lions meraih trofi mayor.
Inggris terakhir kali menjadi juara dunia pada 1966 dan dalam beberapa turnamen terakhir selalu gagal di momen-momen krusial meski memiliki skuad bertabur bintang.
Kini Tuchel ingin membangun âpersaudaraanâ di ruang ganti sebagai fondasi utama memburu gelar. âTarget kami adalah mencoba memenangkannya dan kami tidak perlu malu mengatakannya,â tegas Tuchel. âTetapi kami juga harus menghormati lawan, turnamen, dan semua tantangan yang ada.â
Salah satu keputusan paling mengejutkan Tuchel adalah memanggil Ivan Toney ke skuad utama.
Penyerang Al-Ahli Saudi FC itu sebelumnya jarang mendapat kesempatan bersama tim nasional sejak Piala Eropa 2024.
Namun performanya di Liga Arab Saudi musim ini ternyata cukup meyakinkan. Mantan striker Brentford itu sukses mencetak 32 gol dari 32 pertandingan liga.
Tuchel menilai Toney menawarkan sesuatu yang berbeda dibanding penyerang Inggris lainnya.
âIa punya kemampuan spesial ketika kami membutuhkan gol,â ujar Tuchel. âDia kuat di kotak penalti, bagus dalam duel udara, dan bisa menjadi partner penting bagi Harry Kane.â
Inggris akan memulai perjalanan mereka di fase grup menghadapi Kroasia di Dallas pada 17 Juni.
Setelah itu, tim asuhan Tuchel akan menghadapi Ghana dan Panama dalam upaya lolos ke fase gugur dan memburu gelar dunia kedua sepanjang sejarah mereka.
- Thomas Tuchel
- Timnas Inggris
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pantai Gading vs Ekuador: Pertarungan Dua Kekuatan yang Memburu Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, FIFA Hadapi Gelombang Kritik di Tengah Euforia Sepak Bola
-
Uruguay Tertahan Perlawanan Gigih Arab Saudi, Persaingan Grup H Piala Dunia 2026 Makin Terbuka
-
Meriahkan Piala Dunia 2026, Warga Ambon Diajak Nobar Bersama di Mapolresta
-
Timnas Inggris Menuju Piala Dunia 2026: Generasi Emas The Three Lions Siap Memburu Mahkota Dunia
-
Inggris Tutup Persiapan Piala Dunia 2026 Lawan Kosta Rika, Tuchel Cari Formula Terbaik
-
Ancelotti Bawa Harapan Baru, Brasil Uji Kekuatan Maroko di Laga Perdana Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.