- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Blokir Akses Masu...
Tiongkok Blokir Akses Masuk ke Scarborough Shoal
Kamis, 16 Apr 2026, 02:30 WIBMANILA â Tiongkok telah mengerahkan kapal dan barikade untuk memperketat kontrol pintu masuk ke Scarborough Shoal di Laut Tiongkok Selatan (LTS) di tengah meningkatnya ketegangan dengan Filipina terkait wilayah yang disengketakan tersebut, menurut analisis citra satelit terkini.
Scarborough adalah salah satu lokasi maritim yang paling banyak diperebutkan di Asia, di mana beberapa diplomat dan analis khawatir gesekan dan konfrontasi yang berkepanjangan dapat berubah menjadi konflik bersenjata.
Kehadiran empat kapal nelayan, sebuah kapal Angkatan Laut atau Penjaga Pantai Tiongkok, dan sebuah barikade apung terbaru terjadi ketika Filipina mengirimkan kapal penjaga pantai dan kapal dinas perikanan untuk mendukung para nelayannya, yang sering kali diusir oleh kapal patroli Tiongkok yang lebih besar.
Foto-foto yang diambil pada 10 dan 11 April menunjukkan perahu-perahu nelayan yang berlabuh di sepanjang pintu masuk ke perairan dangkal tersebut, di samping barikade terapung yang membentang di atasnya seperti terlihat pada gambar tanggal 11 April.
âSebuah kapal patroli Angkatan Laut atau Penjaga Pantai Tiongkok terlihat tepat di luar pintu masuk pada tanggal 10 April lalu,â lapor penyedia citra satelit Vantor yang sebelumnya bernama Maxar Technologies.
Kawasan Scarborough Shoal yang kaya ikan terletak sepenuhnya di dalam zona ekonomi eksklusif Filipina, tetapi Tiongkok juga mengklaimnya sebagai bagian dari wilayahnya.
Pada tahun 2025, Tiongkok menyetujui pembentukan cagar alam nasional di sana, yang membuat khawatir para pejabat keamanan Filipina, yang menyebut langkah itu sebagai dalih yang nyata untuk pendudukan.
Laksamana Muda Jay Tarriela, juru bicara Penjaga Pantai Filipina, mengatakan pada Rabu (15/4) bahwa pemerintah Tiongkok telah memasang barikade apung sepanjang 352 meter di pintu masuk pada tanggal 10 dan 11 April.
âEnam kapal milisi maritim Tiongkok terlihat di dalam gosong pasir, sementara tiga lainnya terlihat di luar, tampaknya menghalangi pintu masuk ke Scarborough Shoal,â kata Tarriela.
âBerdasarkan penilaian kami di masa lalu, mereka secara konsisten menunjukkan kecurigaan setiap kali mereka memantau sekelompok kapal nelayan Filipina,â imbuh dia.
Sebelumnya pada Selasa (14/4) juru bicara Angkatan Laut Filipina, Roy Trinidad, mengatakan sepuluh kapal Penjaga Pantai Tiongkok terlihat di perairan dangkal tersebut dari tanggal 5 hingga 12 April.
Terlepas dari klaim yang saling bertentangan, gosong karang tersebut secara efektif berada di bawah kendali Beijing, meskipun kapal-kapal Filipina masih mencoba beroperasi di sana. Tiongkok diketahui telah mempertahankan penempatan pasukan penjaga pantai dan kapal penangkap ikan di gosong karang tersebut sejak merebutnya pada tahun 2012 setelah kebuntuan dengan Filipina.
Hasil putusan penting tahun 2016 mengenai berbagai isu LTS dari Pengadilan Arbitrase Permanen mendukung Manila, tetapi penetapan kedaulatan atas Scarborough Shoal berada di luar ruang lingkup pengadilan.
Pengadilan mengatakan blokade Beijing di sana melanggar hukum internasional karena wilayah tersebut merupakan daerah penangkapan ikan tradisional bagi beberapa negara, termasuk Tiongkok, Filipina, dan Vietnam. ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.