• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Hirup Aroma Cokelat Hitam ...

Hirup Aroma Cokelat Hitam Bisa Bikin Performa Olahraga Melejit

Kamis, 30 Jul 2026, 22:48 WIB

AROMA cokelat hitam berpotensi membantu meningkatkan performa latihan kekuatan sekaligus menekan rasa lapar saat berolahraga dalam kondisi perut kosong, menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Physiology.

Dikutip dari Health, penelitian tersebut melibatkan 23 pria sehat berusia sekitar 20 tahun yang rutin menjalani latihan kekuatan. Para peserta diminta melakukan latihan leg extension setelah menghirup aroma cokelat hitam cair, cokelat susu cair, atau cairan berbasis air sebagai pembanding.

Ket. Foto: — Sumber: Getty Images

Hasil penelitian menunjukkan peserta yang menghirup aroma cokelat hitam mampu menyelesaikan rata-rata sekitar 18 repetisi leg extension lebih banyak dibandingkan saat menghirup aroma pembanding. Mereka juga melaporkan rasa lapar yang lebih rendah, rasa kenyang yang lebih tinggi, serta keinginan makan yang berkurang.

Sementara itu, peserta yang menghirup aroma cokelat susu mampu menyelesaikan rata-rata sekitar sembilan repetisi lebih banyak. Namun, pengaruhnya terhadap rasa lapar tidak sekuat aroma cokelat hitam.

Salah seorang penulis studi, Mohamed Nashrudin bin Naharudin, mengatakan aroma cokelat diduga memicu ingatan otak terhadap makanan yang mengenyangkan. Respons tersebut dapat menekan rasa lapar sehingga tubuh mampu mempertahankan performa saat berolahraga tanpa tambahan asupan kalori.

Ahli kinesiologi dari Michigan State University Nicholas Mortensen menjelaskan aroma makanan dapat memengaruhi bagian otak yang berkaitan dengan memori, emosi, penghargaan, dan nafsu makan. Pada cokelat susu, peningkatan performa diduga lebih dipengaruhi oleh respons emosional positif yang meningkatkan motivasi berlatih.

Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa temuan tersebut masih memerlukan penelitian lanjutan. Studi ini hanya melibatkan peserta pria berusia muda, menguji satu jenis latihan kekuatan, serta menggunakan jumlah sampel yang relatif kecil sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi kepada kelompok lain.

Dokter spesialis kedokteran olahraga Michael Fredericson juga mengingatkan atlet dan masyarakat tidak sebaiknya mengandalkan aroma makanan sebagai pengganti asupan sebelum berolahraga.

Menurut dia, memenuhi kebutuhan energi melalui makanan bergizi tetap menjadi cara terbaik untuk mendukung performa latihan dan mencegah kekurangan energi yang dapat berdampak pada kesehatan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.