Liga Atletik Wanita Athlos Ekspansi ke London, Siapkan Hadiah 34 Miliar Rupiah

Jumat, 22 Mei 2026, 06:30 WIB

LONDON — Kompetisi atletik khusus perempuan, Athlos, terus memperluas ambisi di panggung global. Setelah sukses menggelar ajang di New York, pendiri Athlos, Alexis Ohanian, kini membawa kompetisi tersebut ke London dengan target besar: menjadikan Athlos sebagai “Formula 1 untuk dunia atletik”.

Ajang bertabur bintang itu dijadwalkan berlangsung pada tanggal 18 September di stadion milik klub rugby Inggris Saracens di kawasan Barnet, London, yang berkapasitas 10.500 penonton.

Ket. Foto: Ilustrasi perlombaan Atletik dunia. — Sumber: AFP

Ohanian, suami legenda tenis Serena Williams, mengatakan ekspansi ke London menjadi langkah penting dalam membangun liga atletik perempuan berskala global.

“Saya sudah lama terobsesi dengan analogi ‘F1 untuk atletik’,” ujar Ohanian kepada BBC.

“Kita terbiasa melihat mobil tercepat di dunia berkeliling ke kota-kota besar global dan disaksikan banyak orang yang merayakan kehebatan tersebut. Saya membayangkan Athlos menjadi versi itu untuk atletik,” lanjutnya.

Athlos sepenuhnya dimiliki perusahaan modal ventura milik Ohanian, Seven Seven Six, yang memiliki aset sekitar 900 juta dolar AS atau setara 14,6 triliun rupiah. Menariknya, para atlet juga akan memperoleh saham kepemilikan di liga jika kompetisi berkembang sesuai rencana.

Sejumlah nama besar dipastikan tampil, termasuk juara dunia 100 meter 2023 Sha'Carri Richardson serta peraih emas Olimpiade 200 meter 2024 Gabby Thomas.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai 2,1 juta dolar AS atau sekitar 34 miliar rupiah. Atlet berpeluang meraih hingga 65 ribu dolar AS (sekitar 1 miliar rupuah) di setiap nomor individu, sementara juara keseluruhan memperoleh bonus tambahan 25 ribu dolar AS atau sekitar 405 juta rupiah.

Dengan format kompetisi di London dan New York, seorang atlet yang mendominasi di dua kota bisa membawa pulang total hadiah hingga 155 ribu dolar AS atau sekitar 2,5 miliar rupiah.

Berbeda dengan proyek Grand Slam Track milik legenda sprint Amerika Michael Johnson yang gagal berkembang, Ohanian memilih langkah lebih hati-hati. Setelah menambah seri London mulai 2026, target jangka panjang Athlos adalah membentuk liga atletik global dengan musim kompetisi penuh.

Ohanian mengaku telah berdiskusi dengan World Athletics untuk membangun masa depan olahraga atletik yang lebih komersial dan berkelanjutan.

“Saya berada di fase hidup dan karier di mana saya tidak ingin melakukan sesuatu yang kecil. Saya ingin menciptakan sesuatu yang berdampak besar dan meninggalkan warisan,” katanya.

Tujuh nomor akan dipertandingkan di London dan New York, yakni 100 meter gawang, 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, satu mil, dan lompat jauh. Sistem poin gabungan akan menentukan juara keseluruhan.

Bagi Gabby Thomas, Athlos bukan sekadar kompetisi baru, melainkan simbol perubahan bagi atlet perempuan.

“Kami mendapat bagian kepemilikan dari sesuatu yang kami bangun bersama, dan itu sangat langka di olahraga ini,” ujar atlet berusia 29 tahun tersebut.

Thomas berharap Athlos dapat menginspirasi generasi muda perempuan untuk menekuni atletik dalam lingkungan yang lebih profesional dan menghargai atlet wanita secara layak.

“Saat seorang gadis muda melihat saya berlomba, saya ingin mereka melihat olahraga di mana perempuan diperlakukan dengan hormat dan mendapatkan nilai ekonomi yang memang pantas kami terima,” katanya.

Ohanian sendiri memang dikenal sebagai salah satu investor paling aktif dalam olahraga perempuan. Pendiri bersama Reddit itu menjual platform tersebut pada 2006 senilai 10 juta dolar AS atau sekitar 162 miliar rupiah, sebelum kemudian membangun kekayaan besar dari berbagai investasi teknologi dan olahraga.

Pada 2019, ia berinvestasi di klub sepak bola wanita Angel City FC yang berbasis di Los Angeles. Lima tahun kemudian, klub tersebut dijual kepada CEO The Walt Disney Company, Bob Iger, dengan valuasi mencapai 250 juta dolar AS atau sekitar 4 triliun rupiah.

Tahun lalu, Ohanian juga menggelontorkan investasi sebesar 27 juta dolar AS atau sekitar 437 miliar rupiah untuk membeli 10 persen saham tim wanita Chelse.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.