Pemkot Surabaya dan Kementan Pastikan Penyaluran Bantuan Beras Tepat Sasaran
Rabu, 12 Agu 2026, 14:49 WIBSURABAYA â Pemerintah Kota Surabaya bersama pemerintah pusat memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat berjalan tertib dan tepat sasaran.
Hal itu terlihat saat Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Andi Amran Sulaiman, meninjau langsung penyaluran bantuan beras di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Rabu (12/8).
Dalam peninjauan tersebut, Pemkot Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Dinas Sosial (Dinsos) ikut memastikan distribusi beras dari Bulog diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai dengan data yang telah ditetapkan.
Mentan Andi Amran mengatakan, penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat bersama pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Amran, program tersebut merupakan arahan Presiden dan secara nasional menyasar 33,4 juta penerima manfaat.
"Ini arahan Bapak Presiden, kita bagikan untuk 33,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Jawa Timur adalah hari kedua setelah kemarin dari Alor," kata Amran.
Ia menegaskan pemerintah akan terus mempercepat distribusi bantuan agar stok beras yang tersedia dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
"Kita bergerak terus-menerus sampai habis dan secepat-cepatnya kita keluarkan, daripada beras menumpuk di gudang," ujarnya.
Amran juga menyebut kondisi stok beras nasional saat ini sangat kuat. Persediaan beras disebut mencapai 5,2 juta ton.
Menurutnya, kondisi tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani serta melimpahnya pasokan pangan nasional.
"Bantuan pangan sudah berjalan, kesejahteraan petani meningkat, dan stok kita banyak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," kata Amran.
Di Surabaya, penyaluran bantuan beras di Kelurahan Lidah Kulon menyasar 495 KPM.
Kepala DKPP Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan bantuan yang disalurkan kali ini sekaligus mencakup alokasi selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Dengan demikian, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras atau 10 kilogram untuk setiap bulan.
Nanik menjelaskan, data penerima bantuan yang berasal dari Bulog telah disesuaikan dengan data yang dimiliki Dinsos Kota Surabaya. Sasaran bantuan mencakup warga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 3.
"Data penerima dari Bulog ini telah disesuaikan dengan data Dinsos Kota Surabaya, yang menyasar warga pada kategori desil 1 hingga desil 3," ujar Nanik.
Pemkot Surabaya, lanjut Nanik, juga siap mengawal penyaluran bantuan serupa di berbagai wilayah Kota Pahlawan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Tak hanya penyaluran bantuan yang sudah terdata melalui Bulog, kunjungan Mentan di Lidah Kulon juga diwarnai aksi spontan.
Amran turut membagikan paket beras tambahan di luar kuota bantuan Bulog kepada sejumlah pengemudi ojek online dan kurir logistik yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Langkah tersebut menjadi bentuk tambahan perhatian pemerintah kepada masyarakat yang berada di lapangan dan turut mendukung aktivitas distribusi serta mobilitas masyarakat.
Pemkot Surabaya memastikan akan terus mendukung program pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan perlindungan masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memastikan program ketahanan pangan nasional dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Surabaya yang berhak menerimanya," pungkas Nanik.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Dito Ariotedjo soal Kuota Tambahan dari Arab Saudi
-
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut Jadikan Tasyakur Nelayan Sebagai Daya Tarik Wisata
-
Polisi di Bekasi Diduga Menerima Imbalan Sampai Rp16 Miliar
-
Prioritaskan Kesehatan Finansial Nasabah, Indodana Fintech Raih Penghargaan Bergengsi
-
Telegram Diblokir Pemerintah India hingga 22 Juni, Diduga Jadi Sarana Curang Ujian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.