Misteri Kematian Mahasiswi Unhas di Parkiran Kampus, Polisi Temukan Benda Ini di TKP
📅 Rabu, 20 Mei 2026, 02:55 WIB | Oleh: AlfredGOWA - Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa mengintensifkan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian seorang mahasiswi semester akhir Jurusan Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19), Selasa (19/5).
"Kami masih melakukan langkah-langkah penyelidikan dan masih mencari fakta-fakta terkait kematian yang bersangkutan," ujar Kepala Unit Resmob Polres Gowa Ipda Andi Muhammad Alfian kepada wartawan di Gowa, Selasa.
Awalnya satpam kampus bersama rekannya menemukan korban tergeletak dalam posisi telungkup di halaman parkir Kampus Teknik Unhas di Jalan Malino, Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Senin (18/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WITA.
Selanjutnya satpam tersebut melapor ke Polsek Bontomarannu dan diteruskan ke Polres Gowa.
Atas kabar itu petugas turun melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi, termasuk mencari bukti-bukti petunjuk yang memungkinkan diketahui penyebab kematian korban.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di TKP ditemukan barang teridentifikasi milik korban berdasarkan keterangan rekan dan keluarganya, seperti sepeda motor dan kaca mata di area parkir serta ada benda tumpul. Di rooftop gedung, ditemukan tas korban berisi laptop, sepatu dan ponsel, identitas serta barang berharga lainnya.
Dari keterangan beberapa rekan dan keluarga, usai ditemukan korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dan dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengenai dugaan korban mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas gedung Kampus Teknik Unhas, atau ada dugaan tindak pidana penganiayaan mengarah pembunuhan, kata Alfian, pihaknya belum dapat memvalidasi hal tersebut.
"Jelasnya, kami tidak bisa menyimpulkan korban melompat atau bagaimana, karena saat ini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman. Kami juga belum mengetahui hasilnya luka seperti apa. Kami masih menunggu hasil visum dari tim forensik," paparnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!