Bukan Kaleng-kaleng, Cara Pemkot Jambi Sulap Produk Lokal Jadi Rebutan Gen Z Lewat Trik Ini

Rabu, 20 Mei 2026, 01:25 WIB

KOTA JAMBI - Pemerintah Kota Jambi mengintensifkan program pendampingan dan akurasi produk secara gratis bagi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayahnya, Selasa (19/5). 

Langkah taktis yang digawangi Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM (Disnakerkopukm) Kota Jambi ini ditargetkan mampu menyasar hingga 300 anggota baru sepanjang tahun ini, guna mendongkrak kapasitas ekosistem usaha lokal agar naik kelas sekaligus adaptif dalam merespons tren pasar digital yang kini didominasi oleh selera kalangan generasi Z (Gen Z).

Ket. Foto: Pelaku UMKM menjajakan produk unggulan saat mengikuti kegiatan bazar di Jambi, Selasa (19/5). Pemerintah Kota Jambi memiliki komitmen dalam memperkuat program pendampingan bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut. — Sumber: ANTARA/Agus Suprayitno

"Kami melakukan pendampingan terkait kapasitas pelaku UMKM maupun kualitas produk dengan melakukan akurasi," kata Kepala Bidang Kelembagaan, Pengawasan, dan Pemberdayaan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro Disnakerkopukm Kota Jambi Khairiansyah di Jambi, Selasa.

Pendampingan bagi pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan, fasilitasi produk hingga mengikutsertakan pelaku usaha dalam ajang bazar. 

"Pendampingan ini diberikan secara gratis khusus bagi anggota UMKM binaan Disnakerkopukm Kota Jambi," katanya.

Pihaknya melakukan pendekatan pendampingan secara kelompok agar pembinaan lebih efektif dan tepat sasaran.

Berdasarkan data Disnakerkopukm Kota Jambi tahun 2025, tercatat sebanyak 21 kelompok UMKM binaan dengan total 818 anggota, terdiri atas 11 kelompok UMKM kecamatan dan 10 kelompok UMKM mandiri berdasarkan domisili usaha maupun tempat tinggal.

Sementara pada 2026 terdapat sekitar 14 kelompok baru yang mendaftar sebagai UMKM binaan di Disnakerkopukm Kota Jambi. 

Pihaknya juga menargetkan sebanyak 200 hingga 300 anggota UMKM baru akan mendapatkan pendampingan pada tahun ini. 

Program tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM Kota Jambi naik kelas sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah.

Ia juga mengatakan akurasi produk menjadi faktor penting agar UMKM mampu membaca minat pasar.

Upaya itu agar tidak tertinggal dari perkembangan produk makanan kekinian yang mudah populer melalui promosi digital dan media sosial. 

Saat ini, kata dia, target pasar didominasi oleh Gen Z yang cenderung menyukai produk yang kekinian.

"Target pasar adalah Gen Z dan mereka menyukai makanan kekinian," kata Khairiansyah.

  • generasi z
  • pemkot jambi
  • umkm jambi
  • kuliner kekinian

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.