Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ASN Kementan Diduga Korupsi Dana Pertanian Rp500 Juta, Kini Masuk DPO

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
ASN Kementan Diduga Korupsi Dana Pertanian Rp500 Juta, Kini Masuk DPO Doc: Antara
Ket. Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri) dalam konferensi pers terkait isu pangan di Jakarta, Selasa (19/5).

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memecat seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertanian terkait dugaan penyelewengan anggaran pertanian senilai hampir Rp500 juta. ASN berinisial C tersebut kini masuk daftar pencarian orang (DPO) aparat penegak hukum.

Amran mengatakan pemecatan resmi dilakukan pada 7 Mei 2026 sebagai bagian dari langkah bersih-bersih internal kementerian dalam menindak dugaan penyalahgunaan anggaran negara.

“Kami baru tanda tangan pemecatannya tanggal 7 Mei 2026. Kami berhentikan, inisialnya C, sekarang DPO,” kata Amran di Jakarta, Selasa (20/5).

Menurut Amran, penyalahgunaan anggaran negara merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat, terlebih saat pemerintah tengah fokus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui berbagai program strategis pertanian.

Ia menegaskan tidak ada ruang kompromi terhadap praktik korupsi maupun permainan anggaran di lingkungan Kementerian Pertanian, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat pengawasan internal pemerintahan.

Amran menyebut pengumuman kasus tersebut sengaja disampaikan agar masyarakat dan pihak yang berkaitan dengan sektor pertanian lebih waspada terhadap praktik penyimpangan.

“Ini supaya seluruh masyarakat yang ada hubungannya dengan pertanian waspada dan berhati-hati terhadap mafia yang gentayangan di mana-mana,” ujarnya.

Menurut dia, sektor pertanian saat ini memiliki anggaran besar sehingga rawan dimanfaatkan oknum tertentu apabila pengawasan tidak dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.

Kementerian Pertanian berharap aparat penegak hukum segera menangkap ASN berinisial C tersebut agar kemungkinan keterlibatan pihak lain, baik dari internal maupun luar kementerian, dapat terungkap.

Amran menegaskan pihaknya ingin membersihkan seluruh praktik permainan anggaran di sektor pertanian karena dana yang dikelola berasal dari rakyat dan harus dipertanggungjawabkan secara transparan.

Ia mengakui keputusan memecat pegawai internal bukan hal mudah, namun langkah tersebut tetap harus diambil demi menjaga integritas institusi dan kepercayaan publik terhadap Kementerian Pertanian.

“Kita benar saja masih difitnah, apalagi kalau kita tidak benar. Kadang saya merasa sedih juga kalau harus memecat orang, tapi itu tetap kami lakukan,” katanya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai posisi ASN tersebut, Amran hanya memastikan yang bersangkutan merupakan staf internal Kementerian Pertanian tanpa menjelaskan unit kerja maupun lokasi penugasannya.

Ia juga belum membeberkan detail proyek yang terkait dugaan penyelewengan karena proses pengejaran terhadap tersangka masih berlangsung dan dikhawatirkan menghambat penangkapan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.