Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI-Malaysia Bahas Strategi Agresif Perkuat Ekonomi Halal Regional

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Malaysia Bahas Strategi Agresif Perkuat Ekonomi Halal Regional Doc: ANTARA/ Harianto
Ket. Ilustrasi - Logo produk halal di salah satu pusat perbelanjaan.

JAKARTA – Penguatan ekosistem halal di kawasan Asia Tenggara menunjukkan semakin besarnya posisi sektor halal sebagai motor pertumbuhan ekonomi regional.

Negara-negara di kawasan mulai berlomba memperkuat sertifikasi, industri makanan, fesyen muslim, kosmetik, hingga layanan keuangan syariah guna menangkap pasar halal global yang terus berkembang.

Kondisi ini menjadikan Asia Tenggara bukan hanya sebagai pasar konsumen, tetapi juga pusat produksi dan distribusi produk halal dunia.

Di sisi lain, penguatan ekosistem halal juga mencerminkan meningkatnya kebutuhan harmonisasi standar dan kerja sama lintas negara agar produk halal kawasan mampu bersaing secara global.

Jika terintegrasi dengan baik, ekosistem halal dapat mendorong investasi, memperluas ekspor, serta menciptakan rantai industri baru yang memberi nilai tambah bagi perekonomian regional.

Pemerintah Indonesia dan Malaysia membahas upaya penguatan ekosistem halal kawasan Asia Tenggara melalui gagasan standar halal regional antara kedua negara.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5), mengatakan hal tersebut dibahas dalam pertemuannya dengan First Secretary of Religious Affairs Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta Mohd Izwan Sharif baru-baru ini.

“Pertemuan mendiskusikan agenda penguatan kerja sama halal regional, termasuk gagasan standar halal regional antara Indonesia dan Malaysia sebagai upaya memperkuat ekosistem halal kawasan,” kata Haikal.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan kerja sama dalam ekosistem halal di kawasan, serta harmonisasi standar laboratorium halal antara Indonesia dan Malaysia, khususnya terkait metode pengujian kandungan porcine pada produk pangan.

Harmonisasi tersebut, kata Haikal, dinilai penting untuk mencegah perbedaan hasil pengujian yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap industri dan perdagangan produk halal.

Selain itu, Haikal mengatakan pertemuan tersebut juga membahas peluang keterlibatan negara lain di kawasan, termasuk Australia dan Selandia Baru, dalam upaya bersama untuk memperkuat ekosistem halal kawasan.

Sementara itu, Mohd Izwan Sharif menyampaikan bahwa sejalan dengan upaya penguatan kerja sama kedua negara, Timbalan Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi dijadwalkan tiba di Jakarta pada Jumat (22/5).

Sharif juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima nota diplomatik terkait agenda pertemuan antara Ahmad Zahid Hamidi dengan Kepala BPJPH selama kunjungan di Jakarta.

Ia pun menyampaikan harapannya agar agenda pertemuan dapat segera terlaksana dalam waktu dekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Harga Cabai Rawit Rp65.000/Kg, Telur Ayam Rp25.000/Kg

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp65.000/...
Daerah
Pemerintah Kota Semarang Ka...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Dorong ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.