PLN EPI Gaspol Bioenergi Sorgum di Gorontalo! 40 Ribu Hektare Siap Jadi Bahan Bakar Hijau
Selasa, 19 Mei 2026, 15:31 WIBJAKARTA- PT. PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pengembangan bioenergi berbasis sorgum di Gorontalo sebagai wujud komitmen mendukung transisi energi dan target net zero emission (NZE).
Subholding dari PLN tersebut menjajaki kerja sama pengembangan bioenergi dengan PT Sorbu Agro Energi sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi dan target net zero emission (NZE). Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Jakarta pada Senin (18/5).
Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia Hokkop Situngkir mengatakan bahwa biomassa memiliki keunggulan dalam menurunkan emisi karbon secara langsung melalui substitusi batu bara pada pembangkit listrik.
âBerbeda dengan energi terbarukan lain yang bersifat menggantikan, biomassa mampu mereduksi emisi secara langsung. Substitusi sebagian penggunaan batu bara dengan biomassa menjadi langkah nyata dalam menurunkan emisi,â ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan bioenergi berbasis sorgum tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga sejalan dengan agenda Asta Cita Pemerintah yakni ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional. Saat ini, sejumlah negara seperti Jepang dan Korea Selatan terus meningkatkan pemanfaatan biomassa serta mencari sumber pasokan baru.
PLN EPI sendiri telah mengembangkan hampir 14 jenis biomassa untuk kebutuhan _cofiring_ PLTU. Hingga saat ini, perusahaan telah mengamankan kontrak pasokan biomassa sekitar 1 juta ton melalui hampir 100 kerja sama dengan berbagai mitra.
Dalam kerja sama ini, PLN EPI berperan sebagai offtaker biomassa sekaligus pengembang ekosistem energi primer, sementara kegiatan budidaya dilakukan oleh mitra. PLN EPI memastikan kepastian serapan serta skema bisnis yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha.
âKami berfokus pada penyediaan dan penyerapan biomassa untuk pembangkit. Untuk sektor budidaya, kami bekerja sama dengan mitra agar tercipta ekosistem yang berkelanjutan,â tambah Hokkop.
Sementara itu, Direktur PT Sorbu Agro Energi, Verdi Budiman, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini mengelola konsesi sekitar 10.000 hektare di Gorontalo, dengan potensi pengembangan hingga 40.000 hektare melalui program perhutanan sosial.
Pendekatan pentahelix
Pengembangan awal akan dilakukan di Desa Totopo, Gorontalo, dengan luas 218 hektare yang berlokasi sekitar 56 kilometer dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Anggrek Gorontalo Utara. Proyek ini akan dikembangkan dengan pendekatan pentahelix yang melibatkan Pemerintah/BUMN, masyarakat/komunitas, swasta, akademisi, dan media.
âKami diharapkan menjadi lokomotif program perhutanan sosial berbasis ekosistem terintegrasi yang mencakup energi biomassa, peternakan, biogas, dan produk turunan lainnya. Kolaborasi ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk PLN EPI dan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo,â ujarnya.
Ruang lingkup kerja sama kedua pihak mencakup studi pengembangan bioenergi, pengembangan biomass hub di Sulawesi, kajian teknologi, hingga penjajakan pemanfaatan biomassa kayu dan sumber daya hayati lain untuk mendukung transisi energi nasional.
Kolaborasi pengembangan bioenergi sorgum ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem energi bersih berbasis kerakyatan, di mana potensi lokal diolah menjadi solusi global untuk menurunkan emisi, memperkuat ketahanan energi, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
- Net Zero Emission (NZE)
- PLN EPI
- Transisi Energi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Nggak Perlu Bangun PLTU Baru! Ini Jurus PLN Tekan Emisi Pakai Limbah Kebun Milik Warga
-
Kebutuhan Gas Pembangkit Naik 4,5% per Tahun, LNG Jadi Andalan Transisi Energi hingga 2034
-
Tekan Impor BBM, PTPN I Uji Coba Tanam Sorgum 20 Hektare Dukung Bioetanol
-
Green Financing Dibuka! Proyek Hijau RI Kini Gampang Dapat Modal, ESG-IN Gandeng IDCTA
-
PLN EPI Gandeng Swasta Lokal Olah Limbah Sekam Padi jadi Biomassa untuk PLTU Indramayu
-
Lampaui Target 14,7%! PLN NP Cetak 245 GWh Energi Hijau di Awal 2026
-
Tokyo Longgarkan Aturan Ekspor Senjata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.