- Home
-
- Megapolitan
-
- Kolaborasi Lintas Subsekto...
Kolaborasi Lintas Subsektor Dongkrak Ekraf
Senin, 03 Agu 2026, 01:09 WIBJAKARTA - Kolaborasi lintas subsektor ternyata mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas. Ungkapan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya ini menanggapi penyelenggaraan festival Jakarta Sneakers Day (JSD) di Blok M. âFestival ini menggabungkan fesyen, musik, seni, beauty and wellness, serta kuliner dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Ini ternyata mampu membangkitkan ekonomi kreatif,â tutur Riefky, di Jakarta,Minggu (2/8).
âKetika berbagai subsektor ekonomi kreatif bersinergi dalam satu ruang adaptif, dampaknya jauh lebih besar. Ini mulai dari terciptanya audiens bersama, efisiensi promosi, hingga terbuka peluang ekspor dan penguatan posisi jenama lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri,â ujar Riefky.
Festival yang berlangsung 31 Juli hingga 2 Agustus di kawasan Blok M, Jakarta Selatan itu menghadirkan lebih dari 260 gerai dengan sekitar 75 persen di antaranya merupakan merek lokal Indonesia. Menurutnya, konsep festival berbasis komunitas seperti JSD mampu mengoptimalkan ruang publik menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif. Jugamemperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Melalui konsep multi experience, pengunjung tidak hanya berbelanja produk fesyen, tetapi juga menikmati berbagai aktivitas kreatif yang mendorong perputaran ekonomi di kawasan tersebut. Pemerintah berharap semakin banyak ruang kolaboratif serupa yang memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menampilkan karya, memperkuat jejaring, serta mengembangkan usaha kreatif yang adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen.
Penguatan subsektor fesyen melalui JSD sejalan dengan kinerja positif ekonomi kreatif nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif pada 2025 mencapai Rp1.757,87 triliun atau berkontribusi 7,38 persen terhadap PDB nasional. Sektor ini juga menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja atau 18,70 persen dari total penduduk bekerja di Indonesia.
Peserta antara lain Cardinal, Clover, Eiger, HSF Eyewear, ISSHU, Kanky, Mars on Earth, Morteils, Nirmana, Othman, Parfumerie RATS, Weidenman Urban, White Noise, dan 910 NineTen. Kehadiran merek-merek tersebut dinilai mencerminkan semakin kuatnya daya saing produk fesyen lokal di pasar nasional maupun internasional.
CEO India Corp, Aji Pratomo, menambahkan JSD Blok M Festival mengajak komunitas kreatif untuk berkolaborasi dalam satu festival sekaligus dapat memberikan manfaat ekonomi bagi pegiat usaha di kawasan Blok M.
âJSD Blok M Festival lahir dari semangat untuk merayakan Blok M sebagai ruang berkumpulnya komunitas kreatif. Karena itu kami mengajak berbagai event, komunitas, dan jenama untuk berkolaborasi dalam satu festival sehingga pengunjung bisa menikmati pengalaman yang lebih lengkap,â kata Aji.Â
- Ekonomi Kreatif
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jaring Anggota Baru dan Peningkatan Status, PWI Jaya Gelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian
-
Prancis vs Irak: Les Bleus Siap Rebut Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
Komoditas ekonomi kreatif nasional dari rotan
-
Pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif subsektor kuliner
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.