Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Industri Tiongkok Tumbuh 5,6 Persen

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Industri Tiongkok Tumbuh 5,6 Persen Doc: Sumber: National Bureau of Statistics

Beijing - Output industri Tiongkok mencatat pertumbuhan 5,6 persen secara tahunan pada periode Januari-April 2026, didorong kuatnya sektor manufaktur peralatan dan teknologi tinggi di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional.

Seperti dikutip dari Antara, data resmi yang dirilis National Bureau of Statistics (NBS) pada Senin (18/5) menunjukkan, pada April 2026 saja output industri bernilai tambah tumbuh 4,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan naik 0,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Output industri digunakan untuk mengukur aktivitas perusahaan besar dengan omzet bisnis utama tahunan minimal 20 juta yuan atau sekitar 2,92 juta dolar AS.

Berdasarkan sektor, output bernilai tambah sektor pertambangan meningkat 5,5 persen secara tahunan selama empat bulan pertama 2026. Sementara sektor manufaktur tumbuh 5,8 persen dan sektor produksi serta pasokan listrik, pemanas, gas, dan air naik 4,5 persen.

Sektor manufaktur peralatan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan industri Tiongkok dengan kenaikan 8,7 persen. Sementara sektor manufaktur teknologi tinggi melonjak hingga 12,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi kepemilikan usaha, output bernilai tambah perusahaan milik negara dan perusahaan yang dikendalikan negara tumbuh 4,4 persen, sedangkan perusahaan swasta meningkat 5,2 persen.

Kinerja industri juga tercermin dari lonjakan produksi sejumlah produk teknologi. Produksi perangkat percetakan tiga dimensi (3D) naik 50,9 persen, baterai litium-ion meningkat 36 persen, dan robot industri tumbuh 25,7 persen secara tahunan.

Selain itu, NBS mencatat total laba perusahaan industri skala besar pada kuartal I 2026 mencapai sekitar 1,7 triliun yuan atau meningkat 15,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi ketenagakerjaan, pasar tenaga kerja Tiongkok dinilai tetap stabil. Tingkat pengangguran perkotaan tersurvei pada April berada di level 5,2 persen, turun 0,2 poin persentase dibandingkan Maret.

Sepanjang Januari-April 2026, rata-rata tingkat pengangguran perkotaan tersurvei tercatat sebesar 5,3 persen.

NBS menyebut tingkat pengangguran pekerja perkotaan lokal mencapai 5,3 persen, sedangkan pekerja migran berada di level lebih rendah, yakni 5 persen.

Tingkat Pengangguran

Sementara itu, di 31 kota besar Tiongkok, tingkat pengangguran perkotaan pada April tercatat sebesar 5,2 persen atau turun 0,1 poin persentase dibandingkan bulan sebelumnya.

Pemerintah Tiongkok menargetkan tingkat pengangguran perkotaan tersurvei berada di kisaran 5,5 persen pada 2026, sekaligus menciptakan lebih dari 12 juta lapangan kerja baru di wilayah perkotaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Provinsi DKI Jak...

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

44 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...
Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.