UB Akan Berlakukan CFD Setiap Hari Jumat

Senin, 18 Mei 2026, 10:31 WIB

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) akan menerapkan kebijakan Car Free Day (CFD) setiap hari Jumat di sekitar gedung Rektorat hingga bundaran UB sebagai upaya keberlanjutan (sustainability), serta sesuai arahan pemerintah pusat untuk hemat energi.

Sekretaris UB, Triwahyu Nugroho, menjelaskan kebijakan ini secara substansi bertujuan untuk mencapai sustainability dengan mengupayakan shifting culture atau perpindahan budaya menuju lebih sehat dan efisien dari sisi penggunaan bahan bakar.

Ket. Foto: Kebijakan ini secara substansi bertujuan untuk mencapai sustainability dengan mengupayakan shifting culture atau perpindahan budaya menuju lebih sehat dan efisien dari sisi penggunaan bahan bakar. — Sumber: Istimewa

“Kita ingin menciptakan ruang bersama yang sehat bagi seluruh civitas akademika UB,” kata Tri Wahyu, baru-baru ini. 

Tidak hanya menjadi hari bebas kendaraan saja, CFD juga dapat digunakan sebagai ajang untuk mengungkapkan ekspresi, seperti penampilan akustik, pameran hasil karya desain mahasiswa, eksposure hasil riset, pameran seni rupa, robotik, dan karya lainnya.

“Ini akan menjadi ruang yang sangat bagus, karena semua orang dapat berkumpul tanpa adanya halangan,” tambah Triwahyu.

Triwahyu juga mengingatkan, meskipun kegiatan ini mendukung segala bentuk aktivitas mahasiswa UB, namun tidak untuk stand makanan. “CFD tidak boleh ada yang jualan makanan, karena ditakutkan akan banyak sampah dan malah menjadi tambahan pekerjaan. Tapi, untuk teman-teman UB yang mau berjualan diperbolehkan, asalkan tidak nyampah. Misalnya, jualan bonsai,” tutur Dr. Triwahyuni.

Sejalan dengan penjelasan tersebut, Angky Wahyu Putranto, perwakilan UPT. Green Campus UB berkata proses CFD di UB masih dalam tahap percobaan (trial) selama dua bulan kedepan.

Angky menjelaskan mahasiswa tidak perlu khawatir tidak bisa membawa kendaraan ataupun ojek dan sebagainya, karena gerbang-gerbang UB tepat dibuka sebagaimana biasanya, hanya saja kendaraan motor tersebut tidak dapat melewati daerah yang sudah dipetakan untuk CFD.

“Kami tidak akan membatasi langsung di depan gerbang. Hanya saja, untuk area sekitar Gedung Rektorat dan bundaran UB tidak dapat dilalui oleh kendaraan,” tutur Angky. 

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.