Pekerja Seni Dapat Bantuan Rumah BSPS, Ini Kuota dan Syaratnya

Senin, 18 Mei 2026, 22:24 WIB

JAKARTA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggandeng Kementerian Kebudayaan untuk menyediakan hunian layak bagi pekerja seni sekaligus mendorong revitalisasi rumah adat sebagai bagian dari pelestarian budaya nasional. Kolaborasi ini menjadi langkah pemerintah mengintegrasikan pembangunan perumahan dengan pelestarian budaya dan penguatan ekosistem seni di Indonesia, Senin (18/5).

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, pembangunan perumahan tidak hanya soal fisik bangunan, tetapi juga harus menjaga identitas budaya bangsa. 

Ket. Foto: Menteri PKP Maruarar Sirait (tengah kanan) bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah kiri) membahas skema bantuan rumah bagi pekerja seni di Jakarta, Senin (18/5) — Sumber: istimewa

“Kita ingin pembangunan perumahan tetap memperhatikan nilai budaya dan kearifan lokal. Rumah adat dan para pekerja seni juga harus mendapat perhatian negara,” ujar Menteri Ara.

Menurutnya, pekerja seni punya peran besar dalam menjaga budaya Indonesia, sehingga perlu mendapat dukungan kesejahteraan, termasuk melalui program perumahan. 

“Para pekerja seni adalah bagian penting dari penjaga budaya bangsa. Karena itu, kita ingin program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) juga bisa menyentuh para pekerja seni yang membutuhkan rumah layak,” tegasnya.

Kementerian PKP telah menyiapkan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya khusus untuk pekerja seni sebanyak 3.053 unit. Data calon penerima sudah diterima dari Kementerian Kebudayaan dan akan ditindaklanjuti melalui verifikasi lapangan.

“Kami targetkan proses verifikasi selesai pada 2 Juni 2026. Semoga usulan ini sesuai aturan BSPS sehingga bantuan bisa segera disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan,” kata Menteri Ara.

Selain BSPS untuk pekerja seni, pertemuan juga membahas usulan revitalisasi rumah adat di berbagai daerah. Menteri Ara menilai rumah adat memiliki pola kepemilikan yang berbeda, banyak yang bersifat komunal atau adat, sehingga tidak bisa ditangani dengan skema BSPS biasa.

“Karena itu perlu dipikirkan pola penanganan khusus agar rumah adat tetap terjaga dan tidak hilang. Rumah adat adalah bagian dari pelestarian budaya bangsa yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, revitalisasi rumah adat penting untuk mempertahankan identitas daerah sekaligus menjadi warisan bagi generasi mendatang. “Kita ingin rumah adat tetap berdiri, tetap hidup, dan menjadi simbol budaya bangsa Indonesia,” tambahnya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi perhatian Kementerian PKP terhadap sektor kebudayaan. Ia berharap program revitalisasi rumah adat bisa segera terealisasi karena masih banyak yang perlu ditangani.

“Berdasarkan data kami, ada sekitar 3.500 rumah adat yang perlu direvitalisasi. Kami akan koordinasi dengan BPK, BPKP, dan KPK agar aturan program ini kuat dan pelaksanaannya akuntabel,” jelas Fadli Zon.

Melalui sinergi ini, Kementerian PKP menegaskan komitmen menghadirkan program perumahan yang inklusif dan berkeadilan, termasuk bagi pekerja seni dan komunitas budaya di seluruh Indonesia.

  • Perumahan Subsidi
  • kementerian pkp

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.