Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bukan Main, Rela Jadi Cadangan, Andakara Prastawa Malah Borong 3 Nominasi IBL Awards 2026 Sekaligus

📅 Senin, 18 Mei 2026, 03:05 WIB | Oleh:
Bukan Main, Rela Jadi Cadangan, Andakara Prastawa Malah Borong 3 Nominasi IBL Awards 2026 Sekaligus Doc: ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Ket. Pebasket Pelita Jaya Jakarta Andakara Prastawa (kanan) berusaha melewati adangan dua pebasket Rans Simba Bogor Reggie William (kedua kiri) dan Aaron Fuller (kiri) saat pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/2).

JAKARTA - Point guard andalan Pelita Jaya Jakarta, Andakara Prastawa Dhyaksa, menorehkan pencapaian langka dengan menjadi satu-satunya pebasket yang sukses menembus tiga nominasi penghargaan individu IBL Awards 2026 sekaligus.

Pemain veteran berusia 34 tahun tersebut masuk dalam jajaran kandidat IBL Local MVP, Defensive Player of The Year, dan Sixth Man of The Year berkat kontribusi solidnya sepanjang musim reguler, meski dirinya secara tegas menyatakan bahwa ambisi membawa tim merengkuh gelar juara tetap menjadi prioritas utama di atas trofi personal.

Selain tiga nominasi tersebut, pengelola liga juga mengumumkan enam kategori penghargaan lainnya, yaitu IBL League MVP, IBL Rookie of The Year, IBL, IBL Most Improved Player, IBL Coach of The Year, IBL Sportsmanship Award 2026, dan IBL Referee of The Year 2026.

"Senang bisa masuk tiga nominasi dan kalau nanti dapat award, ya alhamdulillah, itu bisa menjadi penambah (booster) semangat buat menuju playoff," kata point guard yang kerap disapa Prastawa itu saat dihubungi ANTARA, di Jakarta, Minggu.

Dia menilai, kategori seperti Defensive Player maupun Local MVP tidak dapat diraih tanpa dukungan rekan-rekan setim yang tampil konsisten.

Pencalonan itu tidak terlepas dari kontribusi seluruh rekan setim, khususnya dalam membangun pertahanan solid yang menjadi kekuatan Pelita Jaya sepanjang musim reguler.

Terbukti, tambah dia, rekor laga 18-2 (menang-kalah) merupakan buah dari kerja sama yang solid dari semua pemain.

Terkait perannya yang lebih banyak dimulai sebagai pemain cadangan, Prastawa menegaskan hal tersebut murni kebutuhan dalam strategi tim.

"Dari roster yang ada, saya dibutuhkannya dari bench, jadi saya jalani saja sesuai kebutuhan tim," ujar pemain yang pernah dua kali meraih penghargaan Sixth Man, yakni pada edisi 2013 dan 2016 bersama Aspac Jakarta.

Pemain berumur 34 tahun itu menegaskan, penghargaan individu hanyalah bonus.

Dia mengaku bersyukur bisa masuk dalam tiga nominasi tersebut, tetapi dengan tegas menyatakan bahwa target utama tetap membawa timnya meraih gelar juara.

Sebab fokus utama adalah menghadapi putaran pertama playoff, yang dimulai pada Sabtu (23/5).

Sementara itu, untuk kategori IBL Local MVP, Andakara Prastawa Dhyaksan akan bersaing dengan Yudha Saputera (Satria Muda Pertamina Bandung), Rio Disi (Dewa United Banten), Yesaya Saudale (Tangerang Hawks Basketball), dan Antoni Erga (Bogor Hornbills.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.