Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

898 Pelajar SMK Tulungagung Ikuti Program Magang Kerja Luar Negeri

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 19:38 WIB | Oleh:
898 Pelajar SMK Tulungagung Ikuti Program Magang Kerja Luar Negeri Doc: ANTARA/Destyan Sujarwoko
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutan dalam pelepasan siswa SMK negeri dan swasta serta alumni pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri di SMK Sore Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (14/5).

TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR - Sebanyak 898 pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Tulungagung mengikuti program magang kerja dan penempatan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke sejumlah negara tujuan pada 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai di Tulungagung, Kamis (14/5), mengatakan total peserta asal Jawa Timur yang mengikuti program tersebut mencapai 4.920 siswa dan lulusan SMK.

Dari jumlah itu, sebanyak 3.186 peserta mengikuti program magang kerja luar negeri, sedangkan 1.734 lainnya merupakan lulusan SMK yang kembali bekerja di luar negeri sebagai pekerja migran Indonesia (PMI).

“Dari Tulungagung terdapat 898 pelajar SMK negeri maupun swasta yang mengikuti program magang kerja ke luar negeri dan sebagian kembali sebagai PMI,” kata Aries.

Ia menjelaskan para peserta akan ditempatkan di delapan negara tujuan, yakni Jepang, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Turki, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan Dubai, dengan penempatan terbanyak di Jepang.

Menurut dia, sektor pekerjaan yang menjadi tujuan penempatan meliputi industri, perhotelan, farmasi, teknologi, hingga bidang tenaga kerja berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Masa kerja peserta program tersebut berlangsung antara tiga hingga lima tahun, tergantung kontrak dan kebutuhan perusahaan pengguna tenaga kerja.

“Nantinya, setelah masa kerja selesai dan mereka mampu beradaptasi serta masih dibutuhkan perusahaan, mereka dapat kembali bekerja sebagai PMI,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pemberangkatan peserta semula dijadwalkan pada 19 Mei 2026, namun diubah menjadi 20 Mei 2026, mengikuti instruksi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar dilaksanakan serentak secara nasional.

Sebelum diberangkatkan, para peserta diwajibkan mengikuti pelatihan bahasa, keterampilan kerja, dan pembinaan disiplin di Training Center Ketintang, Surabaya.

“Setiap pengguna tenaga kerja memiliki standar kompetensi tersendiri, sehingga peserta perlu dibekali kemampuan dan kedisiplinan sebelum berangkat,” kata Khofifah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

14 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

29 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.