Kulon Progo Pastikan Pasokan Sapi Kurban Aman dan Berlimpah

Selasa, 12 Mei 2026, 16:45 WIB

KULON PROGO - Ketersediaan sapi untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Kulon Progo dipastikan mencukupi bahkan melebihi kebutuhan masyarakat. Pemerintah Daerah DIY melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) turut memastikan seluruh hewan kurban yang dipasarkan telah melewati pengawasan kesehatan secara ketat sebelum dijual kepada konsumen.

Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Eling Priswanto, mengatakan pengawasan dilakukan langsung di sejumlah peternakan dan lokasi penampungan sapi di Kulon Progo, di antaranya Damar Wulan Farm dan Wasilah Farm Panjatan, Selasa (12/5). Menurutnya, aspek kesehatan ternak menjadi perhatian utama agar masyarakat memperoleh hewan kurban yang layak konsumsi.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. @humasjogja

Ia menjelaskan, proses pemeriksaan terhadap sapi dilakukan secara berjenjang sejak dari daerah asal ternak. Pengawasan kemudian diteruskan saat hewan memasuki Pulau Jawa hingga pemeriksaan akhir di kandang penampungan oleh petugas veteriner.

"Laporan dari teman-teman pedagang menunjukkan bahwa Kulon Progo adalah salah satu wilayah dengan pengawasan paling ketat. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Skrining ini krusial agar tidak ada hewan yang terindikasi penyakit menular masuk ke meja konsumsi," ujar Eling.

Selain pengawasan kesehatan, kondisi harga sapi kurban di pasaran juga dinilai masih terkendali. Sapi Bali misalnya, saat ini dijual sekitar Rp71 ribu per kilogram bobot hidup dan belum mengalami perubahan signifikan dibandingkan periode Iduladha tahun lalu.

Kondisi tersebut dipengaruhi melimpahnya pasokan ternak yang diimbangi peningkatan permintaan masyarakat. Fenomena surplus stok juga terjadi di sejumlah wilayah lain di DIY. Di Kabupaten Gunungkidul, misalnya, ketersediaan sapi disebut mencapai sekitar 11 ribu ekor, sedangkan kebutuhan masyarakat berada di angka sekitar 4.500 ekor.

Menurut Eling, pasar hewan kurban di DIY masih banyak didominasi sapi dari Bali dan Madura. Faktor ukuran ternak serta harga yang dinilai kompetitif menjadi alasan tingginya minat masyarakat terhadap sapi dari luar daerah tersebut. Sementara itu, sapi lokal lebih banyak menopang kebutuhan konsumsi harian.

"Secara keseluruhan, untuk wilayah DIY, stok sapi sangat mencukupi. Kami akan segera merekapitulasi data dari lima kabupaten dan satu kota untuk kemudian dipaparkan secara komprehensif dalam konferensi pers mendatang," tambahnya.

Pengawasan terpadu antara TPID, dinas terkait, dan pelaku usaha peternakan diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan serta kualitas hewan kurban selama momentum Iduladha. Dengan pengawasan tersebut, keamanan pangan bagi masyarakat juga diupayakan tetap terjaga.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Kanada Lancarkan Tarif Balasan hingga 50 % pada Lebih 700 Produk AS

Formula 1: Pengadilan Banding FIA Tentukan Nasib Podium Pierre Gasly di GP Monako

Gubernur BI Perlu Perkuat Independensi dan Koordinasi

Formula 1: Hamilton Akui Pesan Sarkastis di Radio Tak Mencerminkan Dirinya yang Terbaik

Joao Fonseca Mundur dari US Open karena Cedera Perut

Roger Federer Akhirnya Kembali ke Flushing Meadows untuk Perpisahan yang Tertunda di US Open

Museum KH Noer Ali Digagas Jadi Pusat Edukasi Sejarah Bekasi

Debut Manis Morgan Rogers di Chelsea, Cetak Gol tapi Akui Belum Maksimal

Tottenham Resmi Datangkan Savinho dari Manchester City, Nilai Transfer Capai 2,05 Triliun Rupiah

Review Batman: Knightfall Part 1, Ketika Batman Dihancurkan dari Dalam

Transportasi Umum Diperluas, Polusi Jakarta Tak Kunjung Tuntas

Zero ODOL Berlaku 2027, Pelanggar Siap Didenda

Misi Rahasia? C-17 Globemaster Angkatan Udara AS Mendarat di Moskow, Kremlin: Kami Tak Punya Informasi

Joe Taslim Dirumorkan Jadi Mister Negative di Film Spider-Man Berikutnya

Sydney Sweeney Tantang Tom Cruise Lewat Aksi Wing-Walking ala Mission: Impossible

Bukan sekadar Kain Hiasan, Wastra Ecoprint Flora Benuanta, Rekam Jejak Keanekaragaman Hayati Kalimantan, Sebuah Keindahan Tanpa Duplikat

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Jambi Binaan BI Raup Penjualan Rp675,87 Juta

Dorong Keberlanjutan Sektor Bangunan, Schneider Electric Kampanyekan Teknologi Berbasis Data

PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun per Tahun dan Ciptakan 5,5 Juta Lapangan Kerja

Kolaka Jadi Lumbung Padi Sultra, Pemkab Siapkan Lahan untuk RMU

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.