- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kanada Lancarkan Tarif Bal...
Kanada Lancarkan Tarif Balasan hingga 50 Persen pada Lebih 700 Produk AS
Rabu, 26 Agu 2026, 00:43 WIBOTTAWA â Kanada memberlakukan tarif balasan terhadap lebih dari 700 produk Amerika Serikat senilai 27,6 miliar dolar Kanada atau sekitar 19,9 miliar dolar AS, setelah negosiasi perdagangan antara Ottawa dan Washington kembali menemui jalan buntu.
Dari Al Jazeera, pemerintah Kanada mengumumkan tarif tersebut pada Selasa (25/8) dan menyatakan kebijakan akan mulai berlaku pada 8 September 2026. Besaran tarif berkisar antara 15 persen hingga 50 persen.
Tarif mencakup berbagai produk, antara lain baja dan aluminium, produk susu, peralatan rumah tangga, peralatan pertanian, pulp dan kertas, plastik, serta barang elektronik.
Pemerintah Kanada juga menyiapkan paket pendanaan senilai 7,5 miliar dolar Kanada atau sekitar 5,42 miliar dolar AS untuk membantu usaha kecil dan menengah menghadapi dampak tarif.
Kebijakan Ottawa merupakan respons terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya mengenakan tarif 50 persen terhadap barang-barang Kanada senilai sekitar 20 miliar dolar AS.
Trump juga mengumumkan kenaikan tarif impor mobil Kanada menjadi 50 persen mulai 1 Januari 2027. Tarif tersebut menambah tekanan terhadap industri otomotif kedua negara yang memiliki keterkaitan rantai pasok yang kuat.
Ketegangan perdagangan meningkat setelah Trump pada Selasa kembali melontarkan kritik terhadap Kanada. Ia menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai "Gubernur Carney" dan kembali mengungkit gagasan menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS.
Trump juga mengatakan sedang mempertimbangkan perubahan nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika".
Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengklaim AS kehilangan 60 miliar dolar AS setiap tahun akibat hubungan perdagangan dengan Kanada selama satu dekade terakhir.
Namun, data Statistics Canada menunjukkan Kanada mencatat surplus perdagangan dengan AS sebesar 9,9 miliar dolar Kanada atau sekitar 7,1 miliar dolar AS.
Kanada merupakan salah satu pasar utama bagi produk AS. Di sektor otomotif, Kanada menjadi pembeli terbesar kendaraan buatan AS, sehingga kebijakan tarif dapat berdampak terhadap produsen mobil Amerika yang bergantung pada pasar Kanada.
Di sisi lain, konsumen AS juga berpotensi menghadapi kenaikan harga sejumlah barang impor dari Kanada. Sekitar 550 jenis barang konsumsi disebut terdampak tarif 50 persen, termasuk sepatu seluncur es, tisu toilet, sejumlah minuman beralkohol, dan cat.
Kajian Kiel Institute for the World Economy memperkirakan importir dan konsumen AS menanggung sekitar 96 persen beban tarif.
Pasar keuangan AS dan Kanada sejauh ini bergerak terbatas setelah pengumuman tersebut. Harga emas berada di sekitar 4.696 dolar AS per ons, sedangkan indeks dolar AS turun tipis 0,04 persen menjadi 98,96.
Di Wall Street, Nasdaq naik 0,5 persen dan S&P 500 menguat 0,2 persen, sementara Dow Jones Industrial Average relatif stagnan. Di Kanada, indeks S&P/TSX Composite naik 0,6 persen.
- Tarif Trump
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Empat Pendulang Kabur Usai Kamp-nya di Kawe Diserang KKB
-
Bendungan Irigasi Serdang Tak Berfungsi, Kondisinya Terbengkalai
-
34 Lansia Bintan Lulus Sekolah Lansia Kasih Ibu, Pemkab Dorong Pendidikan Sepanjang Hayat.
-
Trump Menaikkan Tarif Global Menjadi 15%
-
Trump Umumkan Tarif Global 10% setelah Putusan Mahkamah Agung AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.