Memperkuat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Sabtu, 09 Mei 2026, 00:15 WIB

Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur, memperkuat pengawasan lalu lintas penjualan hewan kurban guna memastikan kesehatan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/ tahun 2026.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan Nur Haryani di Magetan, Jumat mengatakan pengawasan lalu lintas hewan kurban dilakukan di sejumlah titik, mulai dari pasar hewan hingga lokasi penampungan ternak milik pedagang.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Pengawasan lalu lintas hewan kurban dan pemeriksaan dilakukan secara rutin oleh tim kesehatan hewan guna memastikan kelayakan hewan kurban yang akan diperjualbelikan kepada masyarakat," ujar Nur Haryani.

Menurutnya, hal yang perlu yang diantisipasi dari lalu lintas hewan kurban adalah penularan penyakit mulut dan kuku atau PMK yang rawan terjadi. Utamanya adalah mengantisipasi hewan kurban yang berasal dari luar daerah Magetan.

Ia menegaskan semua hewan kurban yang akan dijual wajib memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Hal itu yang terus disosialisasikan ke masyarakat, baik pedagang maupun pembeli, guna memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan aman dan layak.

"Kami rutin melakukan pemeriksaan di titik-titik kumpul ternak dan pasar hewan. Petugas kami memiliki tugas ganda dalam pemeriksaan itu, yakni selain vaksinasi PMK, mereka juga melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban," katanya.

Disnakkan juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat membeli hewan kurban, serta memastikan hewan dalam kondisi sehat, aktif, dan memiliki SKKH.

Warga juga disarankan untuk mengutamakan pembelian dari peternak lokal atau lapak yang telah bekerja sama dengan dinas, guna memastikan hewan kurbannya telah diperiksa kesehatan dan kelayakannya.

Haryani menambahkan bahwa saat ini ketersediaan stok sapi untuk kebutuhan kurban di Kabupaten Magetan tetap melimpah dan mencukupi.

Data terakhir per tahun 2025, untuk populasi sapi potong di Magetan sekitar 68.900 ekor. Sedangkan untuk sapi perah sekitar 525 ekor.

"Kebutuhan sapi untuk kurban, Insya Allah masih bisa terpenuhi. Tapi memang sebagian akan didatangkan dari luar daerah oleh para pedagang," katanya.

  • hewan kurban

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.