Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sosialisasi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah di Jakbar

📅 Senin, 11 Mei 2026, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sosialisasi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah di Jakbar Doc: Antara

Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan limbah minyak jelantah untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam memanfaatkannya secara tepat.

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yuli Hartono mengatakan sosialisasi akan digencarkan hingga ke tingkat lurah dan RW dengan koordinasi di level kecamatan. Menurut dia, hal itu perlu dilakukan untuk memberikan pemahaman akan manfaat pengelolaan minyak jelantah.

“Koordinasi dengan pihak kecamatan perlu ditingkatkan kembali, terutama dalam rapat-rapat mingguan. Jadi, sosialisasi kepada lurah dan RW bisa lebih paripurna, baik secara teknis pendistribusian jeriken maupun pemahaman mengenai manfaat program ini (pengumpulan jelantah) bagi masyarakat,” kata Yuli di Jakarta, Senin.

Pada periode Januari-Maret 2026, sebanyak 30 ribu liter minyak jelantah berhasil terkumpul di wilayah Jakarta Barat. Capaian tersebut menjadikan Jakarta Barat sebagai wilayah pengumpul minyak jelantah terbanyak di Jakarta. 

Pemkot Jakarta Barat menggandeng Rumah Sosial Kutub (RSK) dalam program pengumpulan minyak jelantah melalui gerakan sedekah sampah dan minyak jelantah. Kerja sama ini dilakukan guna memperkuat kesadaran masyarakat dalam pengelolaan minyak jelantah agar ramah lingkungan.

Dalam kesempatan yang sama, Manager Maintenance Rumah Sosial Kutub Muhammad Abdel Achrian mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

RSK mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai guna untuk mencegah pencemaran lingkungan, termasuk mendukung energi terbarukan. Limbah minyak jelantah dikumpulkan dari rumah tangga dan pelaku usaha untuk kemudian diproses dan diekspor atau dimanfaatkan di dalam negeri. 

Adapun hasil penjualan hasil olahan limbah minyak jelantah didistribusikan untuk program sosial, kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat, seperti santunan pendidikan, bantuan kesehatan, penyediaan alat kebersihan, hingga mendukung program urban farming (pertanian perkotaan) di lingkungan warga.

“Kami mengelola minyak jelantah ini secara bertanggung jawab untuk diekspor maupun diolah di dalam negeri menjadi bahan bakar ramah lingkungan seperti biodiesel atau biofuel. Hasil dari pengelolaan tersebut kemudian kami salurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk dana sosial,” ujar Abdel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.