Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Yogyakarta Kerahkan 94 Psikolog Dampingi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha

📅 Senin, 11 Mei 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Yogyakarta Kerahkan 94 Psikolog Dampingi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Doc: Antara
Ket. Kantor Wali Kota Yogyakarta di kompleks Balai Kota Yogyakarta.

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta menggandeng 94 psikolog untuk mendukung pemulihan psikologis dan memberikan pendampingan terhadap keluarga dan korban kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo.

"Kami menggandeng 94 psikolog dari berbagai unsur, mulai UPT PPA, Ikatan Psikolog Klinis, Himpunan Psikologi Indonesia (Himpi), rumah sakit, hingga puskesmas di Kota Yogyakarta," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta Retnaningtyas dalam keterangan di Yogyakarta, Senin (11/5).

Menurut dia, pendampingan juga diberikan kepada orang tua korban daycare melalui program psikoedukasi untuk memperkuat kondisi mental dan mengurangi trauma setelah kejadian.

"Psikoedukasi ini penting untuk menguatkan mental para orang tua, menghilangkan trauma dan rasa bersalah. Jangan sampai mereka kemudian trauma menitipkan anak di daycare, padahal mereka juga harus bekerja," katanya.

Menurut dia, Pemkot Yogyakarta terus melakukan tindak lanjut penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha. Setidaknya lebih dari 100 anak yang diasuh di tempat penitipan anak tersebut sebelum akhirnya digerebek polisi akhir April lalu.

Dia mengatakan penanganan dilakukan melalui pendampingan psikologis, tumbuh kembang anak, bantuan hukum, hingga penataan layanan daycare di Yogyakarta. Langkah tersebut atas arahan Wali Kota Yogyakarta.

"Pemerintah Kota Yogyakarta masih melakukan pendampingan, baik secara psikologis, pendampingan tumbuh kembang, maupun pendampingan hukum. Semuanya masih kami dampingi," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pemkot saat ini sedang melakukan pemindahan anak-anak dari Little Aresha ke daycare atau kelompok bermain lain yang aman dan layak. Saat ini telah disiapkan 39 lokasi untuk transisi tersebut.

"Anak-anak kami pindahkan ke 39 lokasi lainnya, baik tempat penitipan anak (TPA) maupun kelompok bermain (KB) di Kota Yogyakarta, dan nanti akan dibiayai oleh pemerintah kota selama dua bulan, yaitu Mei dan Juni," katanya.

Menurut dia, proses pemindahan telah berjalan sejak seminggu lalu, dan hingga saat ini tercatat 88 anak telah mengikuti proses transisi, sementara sebagian orang tua memilih merawat anak mereka sendiri di rumah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.