Telur Peternak Lokal Pati Diprioritaskan Terserap SPPG, Harga Sepakat Rp26.000/Kg!

Selasa, 11 Agu 2026, 20:35 WIB

PATI, JAWA TENGAH - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan kebutuhan telur bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu harus memprioritaskan telur dari peternak lokal.

"Mulai minggu depan, apabila masih terdapat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak mengambil telur dari peternak lokal, maka dapat dilaporkan kepada Pemkab Pati untuk ditindaklanjuti," ujarnya dalam pertemuan tindak lanjut aksi damai Asosiasi Peternak Unggas di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (10/8).

Ket. Foto: Pekerja menimbang telur ayam hasil panen di sebuah peternakan ayam petelur. — Sumber: ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Harga telur juga disepakati sebesar Rp26.000 per kilogram dan mulai diberlakukan pekan depan. Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut pembahasan Pemprov Jateng bersama pihak terkait yang menginstruksikan setiap kabupaten dan kota memprioritaskan penyerapan telur dari peternak lokal.

Risma mengungkapkan Pemkab Pati akan mengawal pelaksanaan kesepakatan tersebut.

Koordinator SPPG wilayah Pati juga akan berkomunikasi dengan Asosiasi Peternak Unggas untuk memastikan distribusi dan kerja sama berjalan sesuai kesepakatan.

"Hasil pertemuan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak," ujar.

Seluruh kepala SPPG di setiap kecamatan selanjutnya akan diarahkan memiliki satu kesepahaman dalam pengadaan telur dan ayam dari Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati. Dan skema tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut atas aspirasi peternak yang disampaikan sehari sebelumnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati Ali Gufron mengapresiasi langkah Pemkab Pati yang mempertemukan peternak dengan pihak SPPG.

Menurut Ali, fasilitasi tersebut membuka ruang komunikasi untuk memastikan hasil produksi peternak lokal terserap lebih baik.

"Kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pati dalam menjembatani komunikasi antara peternak dan SPPG," ujar Ali.

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari aksi para peternak unggas di depan Kantor Bupati Pati pada Senin (10/8).

Sebelumnya massa menyuarakan persoalan anjloknya harga telur, sementara biaya pakan mengalami kenaikan.

Di tengah aksi tersebut, Chandra menemui langsung massa dan menyatakan akan memanggil kepala dapur SPPG di wilayah Pati.

Pertemuan di Pendopo Kabupaten Pati pada hari ini (11/8), kemudian mempertemukan pihak SPPG dan Asosiasi Peternak Unggas untuk membahas tindak lanjut secara langsung. Dan kesepakatan penyerapan telur lokal menjadi salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut.

Hadir dalam acara tersebut, Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati, Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Kabupaten Pati yang bertugas memimpin dan mengawasi operasional unit SPPG untuk program MBG, kemudian SPPI wilayah kecamatan se-Kabupaten Pati, serta para peternak telur dan unggas lokal. Ant

  • Harga Telur Ayam

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.