Tanah Laut Ubah Sampah Jadi Penopang Pariwisata

Selasa, 11 Agu 2026, 21:40 WIB

TANAH LAUT – Pengelolaan sampah menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga daya saing pariwisata.

Pertumbuhan kunjungan wisatawan tanpa pengelolaan sampah yang memadai justru dapat menurunkan kualitas lingkungan dan citra destinasi.

Ket. Foto: Penanaman pohon, di Pelaihari, ibu kota Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfostasan Tala

Karena itu, pengelolaan perlu dilakukan dari hulu melalui pengurangan sampah, pemilahan, daur ulang, hingga pengolahan dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Destinasi yang bersih bukan hanya lebih nyaman bagi wisatawan, tetapi juga memperkuat keberlanjutan ekonomi pariwisata dalam jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan, menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan sekaligus menopang daya tarik pariwisata daerah yang memiliki sejumlah destinasi unggulan.

Upaya tersebut terlihat dari pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakunci di Kelurahan Karang Taruna yang turut mendapat perhatian dari Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Alia Jumhur Hidayat yang melakukan peninjauan langsung.

Alia Jumhur Hidayat di Pelaihari, Kabupaten Tala, Selasa (11/8), mengapresiasi upaya Pemkab Tanah Laut menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan di TPA Bakunci karena kondisi lingkungan yang bersih turut memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

"Tanah Laut sangat bersih dan indah. Selain lingkungannya yang bersih, Tanah Laut juga memiliki potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti Bukit Sapu Angin dan Pantai Batakan," ujarnya.

Menurut Alia, kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Tanah Laut.

Dia menilai pengelolaan lingkungan yang baik perlu terus diperkuat karena keberadaan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga kondisi lingkungan di sekitarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Alia bersama Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Ketua TP PKK Tanah Laut Hj. Dian Rahmat, Ketua DWP Tanah Laut Nor Aida Ismail Fahmi dan jajaran pemerintah daerah melihat langsung aktivitas pengelolaan lingkungan di TPA Bakunci.

Rombongan turut meninjau alat pengolah pupuk kompos yang menjadi salah satu sarana pemanfaatan sampah sekaligus melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

"Kebersihan lingkungan harus menjadi kepedulian bersama karena manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga dapat mendukung daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata," kata Alia.

Selain penanaman pohon dan peninjauan alat pengolah kompos, rombongan menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan dan bahan pokok sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan dan kepedulian lingkungan.

Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto mengatakan pengelolaan lingkungan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah karena Tanah Laut memiliki potensi wisata yang perlu didukung kondisi lingkungan yang bersih dan terjaga.

"Kami terus mendorong pengelolaan lingkungan yang baik agar kebersihan menjadi kekuatan dalam mengembangkan potensi wisata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan," demikian Rahmat.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.