- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bensin Reguler di Kamboja ...
Bensin Reguler di Kamboja Tembus 5.450 Riel, Sektor Transportasi Mulai Tercekik
Kamis, 26 Mar 2026, 21:50 WIBPHONM PENH - Kementerian Perdagangan Kamboja, Rabu (25/3), menyatakan bahwa harga ritel bahan bakar minyak di Kamboja terus meningkat imbas dari eskalasi konflik di Timur Tengah.
Dalam pengumuman tersebut, Kementerian Perdagangan Kamboja menyebut bahwa harga bensin reguler mencapai 5.450 riel Kamboja (sekitar Rp22.890) per liter mulai Kamis (26/3) hingga pemberitahuan berikutnya, naik tipis 0,92 persen dari 5.400 riel dalam tujuh hari terakhir.
Harga solar ditetapkan sebesar 7.100 riel atau sekitar 1,77 dolar AS per liter, naik 5,97 persen dari 6.700 riel, tambah pengumuman itu.
Masih pada Kamis, harga elpiji mencapai 3.200 riel atau sekitar 0,79 dolar AS per liter.
Sejak pecahnya konflik di Timur Tengah, harga bensin reguler, solar, dan elpiji di Kamboja masing-masing melonjak 41,5 persen, 84 persen, dan 60 persen, menurut Kementerian Perdagangan Kamboja.
Sejak pekan lalu, pemerintah Kamboja telah menurunkan bea impor dan pajak atas produk bensin dan solar, dengan tujuan mengurangi dampak kenaikan harga minyak internasional serta meringankan beban konsumen.
Negara di Asia Tenggara tersebut sepenuhnya bergantung pada minyak bumi dan solar impor, karena cadangan minyak di dasar lautnya belum dieksploitasi. Ant/Xinhua
- BBM
- bensin
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Menteri PU Targetkan Perbaikan Jalan Nasional di Jatim Rampung H-10 Lebaran
-
BMKG Kotim Prakirakan Cuaca di Musim Mudik 2026 Aman
-
Khofifah Manfaatkan Truk untuk Mengendalikan Inflasi, kok Bisa?
-
Dua Lokasi untuk Berburu Takjil di Trenggalek Selama Ramadan 2026
-
Pemkab Temanggung Dapat Tambahan 171.900 Tabung LPG 3 Kg Selama Ramadan
-
Wali Kota Bandung Bekukan Izin Pembangunan Proyek BRT
-
Selepas Libur Panjang, Harga BBM di SPBU Masih Bertahan Stabil.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.