Pelayanan RSUD Kotamobagu Bikin Peserta BPJS PBI Merasa Terbantu.
Senin, 11 Mei 2026, 10:01 WIBSusmiati (50), peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, membagikan pengalaman positifnya saat mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara.
"Saya memiliki beberapa riwayat penyakit kronis, di antaranya diabetes melitus, hipertensi serta asam urat. Selain itu, kerap mengalami keluhan nyeri pada bagian ulu hati yang datang secara berulang," kata Susmiati di Kotamobagu, Minggu.
Rasa nyeri tersebut bahkan menjalar hingga ke bagian dada dan punggung, disertai sensasi panas pada tubuh serta kesemutan pada bagian kaki. Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-harinya.
Meski demikian, Susmiati mengaku sering menahan rasa sakit yang dirasakannya selama beberapa hari sebelum akhirnya memutuskan untuk mencari pertolongan medis.
âBiasanya saya menahan sakit sekitar empat hari sampai satu minggu di rumah. Setelah itu, baru saya meminta rujukan di puskesmasâ, ujarnya.
Setelah mendapatkan rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Susmiati kemudian melanjutkan pengobatan ke RSUD Kotamobagu.
Ia menceritakan bahwa sejak pertama kali tiba di rumah sakit, dirinya langsung mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat dari tenaga medis.
âBegitu sampai di rumah sakit, saya langsung diperiksa. Kemudian dipasang infus, dilakukan pengambilan darah dan tidak lama setelah itu, saya langsung dirawat di ruang perawatanâ, jelasnya.
Selama menjalani perawatan, Susmiati merasakan kenyamanan dari fasilitas yang tersedia di rumah sakit.
Ia juga menilai bahwa pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat, sangat memuaskan.
Respons yang cepat serta perhatian yang diberikan membuatnya merasa lebih tenang selama menjalani masa perawatan.
âFasilitas nyaman, perawatannya juga baik. Pemberian obat berjalan lancar dan dokter maupun perawat sangat responsif. Saya merasa sangat diperhatikanâ, ungkapnya.
- BPJS Kesehatan
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Buku “De Gelogen Kolonie” Bongkar Romantisasi Kolonial Belanda atas Indonesia
-
Pemerintah tambah anggaran untuk BPJS Kesehatan
-
Cek Aturan Baru BPJS Kesehatan Juni 2026: Pasien Wajib Kontrol Sesuai Jadwal
-
Respons Nota Damai Trump, Iran Janji Yakinkan Dunia Bebas dari Senjata Nuklir
-
"Food Safety Class" Upaya Pelaku Usaha Kuliner Banyumas untuk Tingkatkan Pemahaman Keamanan Pangan
-
Gubernur Papua Siapkan RSUD Biak Numfor Jadi Rumah Sakit Rujukan Wilayah Saireri.
-
OJK NTB Tetapkan Kakao Sebagai Komoditas Prioritas Ekonomi Daerah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.