Mobil Gibran Dicegat Warga Tapanuli Tengah, Keluhan Huntap hingga Sabo Dam Disampaikan

Jumat, 04 Sep 2026, 15:43 WIB

Tapanuli Tengah - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berdialog dengan masyarakat setelah mobil yang ditumpanginya dicegat sejumlah warga saat dalam perjalanan menuju lokasi peninjauan Sabo Dam di Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Jumat (4/9).

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebutuhan mereka dalam masa pemulihan pascabencana, di antaranya jaminan hidup, pembangunan hunian tetap (huntap), serta percepatan penyelesaian Sabo Dam di Tukka.

Ket. Foto: Wapres Gibran Rakabuming (tengah) berdialog dengan warga Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Jumat (4/9). — Sumber: Antara

“Setiap kendala dan keluhan yang dialami warga terdampak adalah hal penting yang harus ditindaklanjuti, karena merupakan tanggung jawab pemerintah memastikan kendala masyarakat selama masa pemulihan bisa tertangani,” ujar Gibran.

Wapres mendengarkan satu per satu aspirasi yang disampaikan warga dan memastikan berbagai kebutuhan tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk segera ditindaklanjuti.

Terkait jaminan hidup, masyarakat berharap dukungan pemerintah tetap diberikan selama mereka menjalani proses pemulihan pascabencana.

Warga juga meminta kepastian pembangunan huntap agar masyarakat terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman.

“Mohon maaf ya Bu. Memang terkait huntap, saat ini pembangunan masih dilakukan bertahap, sehingga belum semua menerima. Tapi saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan sehingga semua warga terdampak bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” kata Gibran.

Selain persoalan tempat tinggal, masyarakat meminta pembangunan Sabo Dam di Tukka segera diselesaikan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mengendalikan aliran material sekaligus mengurangi risiko bencana apabila kondisi serupa kembali terjadi.

Gibran menyampaikan pembangunan infrastruktur pengendali bencana tersebut merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Karena itu, penyelesaian Sabo Dam perlu terus dikawal agar dapat segera berfungsi dan memberikan manfaat bagi warga.

Usai mendengarkan aspirasi masyarakat, Wapres meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah serta kementerian/lembaga terkait memastikan setiap kebutuhan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Kehadiran Wapres di tengah masyarakat sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk mendengar langsung persoalan warga terdampak bencana dan mengawal penanganan pascabencana agar proses pemulihan berjalan optimal.

Pemerintah berharap upaya tersebut dapat membantu masyarakat segera memperoleh kepastian tempat tinggal, memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan, serta kembali bangkit setelah bencana.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.