Setelah 1.600 Uji Penerbangan, Jet KF-21 Resmi Siap Tempur

Minggu, 10 Mei 2026, 00:01 WIB

SEOUL - Pesawat tempur KF-21 Boramae buatan Korea telah menerima persetujuan akhir kesesuaian tempur, menandai tonggak penting bagi program pesawat tempur buatan dalam negeri negara tersebut setelah lebih dari satu dekade pengembangan.

Dari The Korea Times, Badan Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) mengatakan pada hari Kamis bahwa KF-21 Block-I, varian pesawat tempur udara-ke-udara, telah melewati tahap akhir pengembangan sistem setelah menyelesaikan pengujian dan evaluasi yang ekstensif.

Ket. Foto: Presiden Lee Jae Myung menyampaikan sambutan ucapan selamat pada upacara peluncuran jet tempur KF-21 produksi massal pertama di Korea Aerospace Industries di Sacheon, Provinsi Gyeongsang Selatan, baru-baru ini. — Sumber: Istimewa

Proses persetujuan melibatkan DAPA yang menyerahkan hasil evaluasi kepada Kementerian Pertahanan Nasional, dengan menteri pertahanan yang membuat keputusan akhir.

Persetujuan ini menyusul hampir tiga tahun pengujian tambahan yang dilakukan setelah pesawat tersebut menerima penilaian kesesuaian tempur sementara pada Mei 2023. Menurut DAPA, KF-21 memenuhi standar kemampuan operasional yang dibutuhkan Angkatan Udara dan menunjukkan stabilitas serta keandalan teknis yang memadai untuk misi dalam kondisi pertempuran sebenarnya.

Para pejabat mengatakan bahwa persetujuan terbaru ini secara efektif menegaskan bahwa pesawat tersebut dapat digunakan untuk operasional dan mewakili penyelesaian verifikasi untuk semua persyaratan kinerja utama dari platform Block-I.

Pengembangan pesawat tempur ini dimulai pada Desember 2015. Sejak putaran pengujian pertama dimulai pada Mei 2021, pesawat ini telah menjalani berbagai evaluasi darat dan penerbangan hingga Februari tahun ini.

DAPA menyatakan bahwa KF-21 telah menyelesaikan lebih dari 1.600 penerbangan uji yang mencakup sekitar 13.000 kondisi uji penerbangan, termasuk pengisian bahan bakar di udara dan uji pelepasan senjata. Evaluasi tersebut juga meneliti integritas struktural, daya tahan, dan kinerja penerbangan.

Noh Ji-man, kepala kantor program KF-21 DAPA, mengatakan bahwa persetujuan akhir kesesuaian tempur merupakan hasil kerja sama erat antara militer, lembaga pemerintah, dan mitra industri, termasuk Korea Aerospace Industries dan Badan Pengembangan Pertahanan.

“Persetujuan ini menunjukkan bahwa Korea telah sepenuhnya mengamankan kemampuan pengembangan jet tempur sendiri,” kata Noh dalam sebuah pernyataan.

Pengembangan sistem KF-21 dijadwalkan selesai pada bulan Juni, dengan pesawat produksi massal pertama akan dikirimkan ke Angkatan Udara pada paruh kedua tahun ini.

Pesawat tambahan akan dikerahkan secara bertahap, sementara pengujian senjata lebih lanjut direncanakan untuk memperluas kemampuan tempur udara-ke-darat jet tersebut, atau program Blok II.

  • kf-21 boramae

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.