Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Karawang Sambut Kedatangan Mahkota Binokasih

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 22:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Karawang Sambut Kedatangan Mahkota Binokasih Doc: ANTARA
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh (kedua dari kiri) saat menyambut kedatangan Mahkota Binakasih yang dibawa oleh para sesepuh dan rombongan adat dari Keraton Sumedang Larang ke Pemkab Karawang.

KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyambut langsung datangnya Mahkota Binokasih yang dibawa para sesepuh dan rombongan adat dari Keraton Sumedang Larang ke Pemkab Karawang, Jabar, Sabtu siang. 

"Kami menyampaikan rasa bangga dan hormat atas hadirnya Mahkota Binokasih di Karawang," kata Bupati di Karawang, Sabtu (09/5). 

Mahkota Binokasih untuk sementara disinggahkan di Kantor Bupati, Kompleks Pemkab Karawang, sebelum nantinya diarak dalam rangkaian acara Kirab Tatar Sunda Mahkota Binokasih pada Sabtu malam.

Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung.

Mahkota ini memiliki sebutan lengkap Binokasih Sanghyang Pake. Binokasih berarti kasih sayang, sedangkan sanghyang pake artinya dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, nama Binokasih Sanghyang Pake mengandung makna kasih sayang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mahkota ini memiliki tiga susunan yang merupakan representasi dari konsep Sunda Tritangtu. Konsep ini membangun pemikiran tentang silih asah, silih asih, silih asuh yang artinya saling berbagi ilmu, menyayangi dan membimbing.

Adapun, wujud hias bunga wijaya kusuma dan burung julang dalam Mahkota Binokasih menggambarkan makna kesetiaan, ketulusan, dan kekuatan itikad.

Bupati berharap seluruh rangkaian kegiatan Kirab Tatar Sunda di Karawang berjalan aman dan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya Sunda

Bupati mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk hadir dan memeriahkan kegiatan Tatar Sunda dalam rangka Milangkala Tatar Sunda 2026.

Rute Kirab Budaya Napak Tilas Pajajaran ini dimulai dari Stasiun Karawang menuju Alun-Alun Karawang.

Adapun ruas jalan yang akan dilalui peserta kirab meliputi Jalan Tuparev, Jalan Kertabumi, Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Alun-Alun Karawang.

Menurut bupati, acara tersebut dipastikan berlangsung meriah karena melibatkan para penggiat seni dan budaya dari Karawang serta perwakilan dari 26 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

"Atas nama Pemkab Karawang, saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan serta bersama-sama menjaga kelancaran Kirab Budaya ini. Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang silaturahmi, hiburan rakyat sekaligus upaya melestarikan budaya dan memperkenalkan keberagaman seni budaya serta kearifan lokal daerah yang kita cintai" katanya.

Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan selama kegiatan berlangsung, khususnya terkait rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.