Indosat Bertransformasi Jadi AI TechCo, Siapkan Ekspansi Digital Nasional
Selasa, 05 Mei 2026, 21:48 WIBJAKARTA â PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IOH) menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia melalui strategi nasional berbasis teknologi, seiring keputusan perusahaan membagikan dividen senilai Rp3,57 triliun kepada pemegang saham.
Keputusan strategis tersebut diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Selasa (5/5), sekaligus menandai babak baru pertumbuhan perusahaan melalui percepatan implementasi strategi AI North Star, roadmap jangka panjang Indosat dalam membangun ekosistem AI terintegrasi di Indonesia.
Langkah ini menegaskan ambisi perusahaan untuk tidak sekadar menjadi operator telekomunikasi konvensional, tetapi bertransformasi menjadi perusahaan teknologi berbasis AI yang mampu menjadi katalisator transformasi digital nasional.
President Director dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan perusahaan tetap menunjukkan ketangguhan bisnis di tengah tantangan makroekonomi sepanjang 2025 melalui disiplin eksekusi strategi dan fokus pada penciptaan nilai jangka panjang.
âDi Indosat, kami percaya bahwa setiap kemajuan harus menghadirkan dampak yang lebih luas dan bermakna. Fokus kami sangat jelas, yakni mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi para pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen,â kata Vikram acara Paparan Publik PT Indosat Tbk di Jakarta pada hari Selasa (5/5).
Menurut dia, strategi tersebut sejalan dengan semangat #LebihBaikIndosat, yang menempatkan teknologi sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia.
Transformasi Menuju AI-Native Telco
Dalam beberapa tahun terakhir, Indosat secara agresif mengembangkan visi menjadi AI-native telco, yakni operator telekomunikasi yang mengintegrasikan kecerdasan artifisial ke seluruh lini operasional perusahaan.
Pendekatan ini mencakup penggunaan AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui teknologi hyper-personalization, mempercepat proses bisnis internal, meningkatkan efisiensi operasional, hingga mengoptimalkan pengeluaran modal perusahaan.
Dengan dukungan AI, perusahaan mampu menghadirkan layanan yang lebih relevan dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan, sekaligus memperkuat loyalitas pengguna.
Indosat menyebut transformasi ini telah memberikan dampak positif terhadap keterlibatan pelanggan dan mendukung pertumbuhan bisnis dua digit secara berkelanjutan.
Lebih dari itu, perusahaan kini memperluas fokus bisnisnya dari sekadar penyedia konektivitas menjadi AI TechCo, membuka peluang baru di sektor teknologi bernilai tambah tinggi seperti sovereign AI, cloud computing, pusat data, dan keamanan siber.
Strategi ini dinilai krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital berbasis AI di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, keuangan, manufaktur, hingga layanan publik.
Kolaborasi Strategis dengan Nvidia
Salah satu tonggak penting dalam percepatan strategi AI Indosat adalah kolaborasi strategis dengan perusahaan teknologi global Nvidia, yang diumumkan dalam ajang Nvidia GTC 2026.
Kerja sama tersebut menjadi fondasi penting dalam pengembangan ekosistem AI nasional, terutama melalui pemanfaatan platform accelerated computing serta model AI terbuka Nvidia Nemotron.
Melalui kemitraan ini, Indosat menghadirkan kapabilitas komputasi AI kelas dunia ke Indonesia.
Teknologi tersebut memungkinkan pengembangan solusi AI berkinerja tinggi yang relevan dengan kebutuhan lokal, baik dari sisi bahasa, budaya, maupun kebutuhan industri nasional.
Kolaborasi ini juga menjadi langkah penting dalam membangun sovereign AI, yakni ekosistem kecerdasan buatan yang dikembangkan dan dikelola secara mandiri di dalam negeri.
Konsep ini dinilai penting untuk memastikan pengembangan teknologi AI Indonesia tetap selaras dengan prioritas nasional serta menjaga kedaulatan data.
Sahabat-AI dan Perluasan Akses Teknologi
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Indosat meluncurkan platform Sahabat-AI, yang dirancang sebagai wadah kolaboratif untuk memperluas akses masyarakat terhadap teknologi kecerdasan buatan.
Platform ini memungkinkan individu, pengembang, pelaku usaha, startup, hingga institusi pendidikan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan solusi AI sesuai konteks Indonesia.
Dengan pendekatan ini, Indosat berharap AI tidak hanya menjadi teknologi eksklusif bagi perusahaan besar, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil dan menengah, komunitas lokal, hingga institusi pendidikan di seluruh Indonesia.
Pengembangan AI Grid Nasional
Untuk memastikan distribusi akses AI yang merata, Indosat juga tengah membangun AI Grid terdistribusi.
Sistem ini memanfaatkan cakupan jaringan telekomunikasi nasional serta infrastruktur pusat data perusahaan untuk mendistribusikan daya komputasi AI ke berbagai wilayah Indonesia.
Melalui AI Grid, akses terhadap komputasi AI tidak lagi terpusat di kota-kota besar.
Developer, pelaku usaha, institusi pendidikan, dan komunitas di berbagai daerah akan memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan teknologi AI.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat inovasi digital di seluruh wilayah Indonesia sekaligus mendukung pemerataan transformasi digital nasional.
Indosat menilai pendekatan ini akan memperkuat peran perusahaan sebagai AI Nation Shaper, yakni entitas yang membantu membentuk masa depan ekosistem AI Indonesia.
Perubahan Susunan Direksi dan Komisaris
Selain menegaskan strategi bisnis, RUPST juga menyetujui sejumlah perubahan dalam jajaran manajemen perusahaan.
Pemegang saham menyetujui pengangkatan Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota direksi baru.
Sementara itu, Seppalga Ahmad diangkat sebagai komisaris perseroan.
Indosat menilai penunjukan ini akan memperkuat kapabilitas perusahaan dalam mengeksekusi strategi transformasi digital dan AI secara lebih agile.
Reski Damayanti dikenal memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang hukum, regulasi, dan tata kelola perusahaan di sektor telekomunikasi serta FMCG di Asia Tenggara.
Apoorva Mehrotra membawa pengalaman internasional lebih dari 25 tahun di sektor telekomunikasi dan digital, termasuk di Airtel dan Vodafone.
Sementara Honesti Basyir dinilai memiliki rekam jejak kuat di industri telekomunikasi dan berbagai sektor strategis lainnya.
RUPST juga memutuskan pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dari jabatan direktur dan Achmad Syah Reza sebagai komisaris.
Perseroan menyampaikan apresiasi atas kontribusi keduanya selama masa pengabdian.
Dividen Rp111 per Saham
Sebagai bentuk apresiasi terhadap pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3.579.840.016.227 atau setara Rp111 per saham.
Dividen tersebut akan dibayarkan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi risalah rapat.
Pembagian dividen ini mencerminkan fundamental bisnis perusahaan yang tetap solid di tengah tekanan ekonomi global dan persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.
Keputusan tersebut juga menunjukkan optimisme perusahaan terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang, terutama melalui strategi transformasi berbasis AI.
Dengan kombinasi antara ekspansi teknologi, penguatan manajemen, dan komitmen terhadap pemegang saham, Indosat menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam membangun masa depan ekonomi digital Indonesia berbasis kecerdasan buatan.
- Teknologi Indonesia
- Nvidia
- Kedaulatan AI
- kecerdasan buatan
- Sahabat AI
- transformasi digital
- Vikram Sinha
- Kecerdasan Artifisial
- Indosat Ooredoo Hutchison
- Sovereign AI
- Telekomunikasi Indonesia
- IOH
- AI North Star
- dividen Indosat
- RUPST Indosat 2026
- AI nasional
- AI Grid
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
MPR RI Dukung Rumah Layak dan Keluarga Produktif Melalui BSPS
-
Ericsson Dorong Percepatan 5G di Indonesia, Disebut Kunci Daya Saing Ekonomi Digital Menuju 2045
-
Libur Paskah Jumat Ini Ragunan Disebu Wisatawan, Pengelola Imbau Pengunjung Waspada Cuaca Ekstrem
-
Strategi Hyper-Personalization Bawa Indosat Tumbuh Kuat pada Awal 2026
-
Telkom dan Katadata Perkuat Ekosistem AI Lewat Kolaborasi dengan Universitas Udayana
-
Mengoptimalkan Layanan Perpustakaan untuk Meningkatkan Wawasan Warga Binaan Pemasyarakatan
-
Pemerintah Percepat Ekosistem AI dan Data Center untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.