Gunungkidul Gencarkan Gerakan Cegah Stunting Lewat Konsumsi Tablet Tambah Darah
Jumat, 22 Mei 2026, 18:00 WIBGUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memperkuat langkah pencegahan stunting sejak usia remaja melalui program kesehatan yang menyasar lingkungan sekolah. Upaya tersebut ditandai dengan peluncuran gerakan Gertak Anting Gemitta Rematri di SMP Negeri 1 Wonosari, Jumat (22/5/2026), sebagai bagian dari strategi menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Program Gertak Anting Gemitta Rematri merupakan singkatan dari Gerakan Serentak Antisipasi Stunting dengan Gerakan Minum Tablet Tambah Darah pada Anak Remaja Putri. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesehatan remaja putri melalui pencegahan anemia sejak dini, yang dinilai berperan penting dalam menekan risiko stunting pada masa mendatang.
Peluncuran program dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gunungkidul, Supriyanto. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan selempang kepada dua siswi yang ditunjuk sebagai duta minum tablet tambah darah. Selain itu, penandatanganan nota kesepahaman dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program.
Dalam sambutan tertulis Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih yang dibacakan Supriyanto, disampaikan bahwa pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang. Pencegahan stunting dan anemia, menurut pemerintah daerah, perlu dilakukan sedini mungkin.
Gerakan tersebut direncanakan menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Jumat di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Gunungkidul. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian suplemen, tetapi juga mengintegrasikan edukasi pola hidup sehat melalui kampanye kebersihan, aktivitas olahraga, serta pemenuhan gizi seimbang.
Supriyanto menambahkan bahwa kesehatan remaja putri memiliki peran penting dalam menyiapkan kualitas generasi masa depan. Dengan intervensi yang dilakukan sejak usia sekolah, diharapkan risiko stunting di Kabupaten Gunungkidul dapat ditekan secara lebih optimal.
Menurutnya, para siswi di Gunungkidul diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan, mengingat kesehatan remaja saat ini akan turut menentukan kualitas generasi berikutnya di Bumi Handayani.
- Cegah Stunting
- Gunungkidul
- tablet tambah darah
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Wonderful Indonesia Awards 2026: Ajang Penghargaan bagi Pelaku, Pengelola, dan Pemangku Kepentingan Pariwisata
-
Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok
-
Terungkap! Real Madrid Sempat Rayu Zidane Sebelum Pilih Arbeloa, Kenapa Ditolak?
-
FIFA Digugat Soal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Final Tembus Rp2 Miliar
-
Banggai Kepulauan Gandeng KKP, Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekonomi Pesisir
-
Tingkat prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara
-
Polres Halmahera Selatan Perkuat Toleransi Beragama dan Antisipasi Hoaks Bentrok Halmahera Tengah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.