- Home
-
- Luar Negeri
-
- Bangkok Dilanda Suhu Ekstr...
Bangkok Dilanda Suhu Ekstrem
Selasa, 05 Mei 2026, 02:30 WIBBANGKOK â Indeks suhu panas di Bangkok pada Senin (4/5) dilaporkan melampaui 52 derajat Celcius, mencapai tingkat bahaya ekstrem hingga warga diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan dan mewaspadai tanda-tanda serangan panas.
Menurut Dinas Lingkungan Hidup Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA), Ibu Kota Tailan itu telah menghadapi peringatan gelombang panas kritis pada awal pekan ini. BMA pun mengeluarkan prakiraan harian untuk indeks panas maksimum Bangkok, memperingatkan bahwa angka tersebut telah melampaui 52 derajat Celsius dan masuk ke kategori bahaya ekstrem.
âIndeks panas telah melampaui ambang batas kritis, secara signifikan meningkatkan risiko penyakit terkait panas seperti serangan panas, dehidrasi, dan pingsan, terutama di antara kelompok rentan termasuk lansia dan pekerja luar ruangan,â ungkap BMA.
Pihak berwenang pun mendesak masyarakat dan kelompok rentan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan sepenuhnya, dan siapa pun yang mengalami gejala yang tidak biasa harus segera mencari pertolongan medis.
BMA mendesak agar kelompok rentan, termasuk anak-anak kecil berusia hingga lima tahun, lansia berusia 60 tahun ke atas, wanita hamil, orang dengan kondisi kesehatan tertentu, orang dengan obesitas dan mereka yang mengkonsumsi alkohol, serta orang yang berolahraga di luar ruangan, dan wisatawan, untuk lebih berhati-hati.
Para pejabat telah mendesak masyarakat untuk menghindari semua aktivitas luar ruangan yang tidak perlu, terutama pada jam-jam puncak siang hari, karena paparan berkepanjangan terhadap kondisi tersebut dapat mengancam jiwa.
Layanan medis darurat juga telah disiagakan karena suhu terus berada pada tingkat yang berbahaya.
Cuaca panas ekstrem ini terjadi saat Tailan terus mengalami musim panas yang berkepanjangan, dengan laporan meteorologi memperingatkan bahwa indeks panas di atas 52 derajat Celsius mungkin akan terus berlanjut secara berkala di beberapa bagian negara selama periode ini.
Otoritas kesehatan juga mengingatkan warga untuk tetap terhidrasi, mencari tempat teduh atau ber-AC, dan memantau gejala awal stres panas seperti pusing, kelelahan, dan detak jantung cepat.
Peringatan ini menambah kekhawatiran yang semakin meningkat di seluruh Asia tenggara, di mana peningkatan suhu dan tingkat kelembapan telah memperparah kondisi gelombang panas dalam beberapa tahun terakhir, sehingga memberikan tekanan tambahan pada sistem kesehatan masyarakat.
Para pejabat mengatakan pembaruan akan dikeluarkan secara berkala seiring perkembangan kondisi, dengan pemantauan terus-menerus terhadap tingkat panas di seluruh Bangkok dan wilayah sekitarnya. The Nation/Asia News Network/The CapitalPost/I-1Â
- Gelombang Panas
- bangkok
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Baku Tembak Dua Badan Intelijen Ukraina: Tiga Luka, Zelenskyy Murka
-
BEI Urungkan Implementasi Saham Rp1, Investor Harus Menunggu
-
Geronimo Rulli Kembali ke Manchester City, Jadi Pelapis Donnarumma
-
Jepang Ciptakan 'Kulkas Manusia' untuk Hadapi Gelombang Panas, Tubuh Dingin dalam 10 Menit
-
Hadapi Kemarau Ekstrem, Petani Jepang Beralih ke Varietas Padi Tahan Panas
-
Klasemen Liga Italia: AS Roma Naik ke Puncak seusai Kalahkan Torino 2-0
-
Gelombang Panas Melanda Jepang, Tiga Singa Mati Akibat Heatstroke di Kebun Binatang Tokyo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.