Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rangkaian Bencana Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kota Bogor

📅 Senin, 04 Mei 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rangkaian Bencana Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kota Bogor Doc: Antara
Ket. Petugas BPBD melakukan penanganan di lokasi longsor Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (4/5/2016).

Kota Bogor - Hujan deras memicu rangkaian bencana tanah longsor dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Kota Bogor, Jawa Barat yang mengakibatkan kerusakan rumah hingga memaksa warga mengungsi, Senin.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan intensitas hujan yang tinggi menjadi faktor utama pemicu kejadian, diperparah kondisi tanah labil dan gerusan aliran sungai di sejumlah titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat sedikitnya 12 kejadian bencana dalam rentang Minggu (3/5) hingga Senin (4/5), didominasi peristiwa tanah longsor yang tersebar di berbagai kecamatan.

“Curah hujan tinggi menjadi pemicu utama, ditambah kondisi tanah yang labil serta erosi di bantaran sungai,” ujar Dimas.

Salah satu peristiwa terjadi di Kelurahan Sukasari, Bogor Timur, dengan longsoran setinggi 30 meter yang berdampak pada lima rumah warga. Seorang warga dilaporkan mengalami luka di bagian kepala dan punggung akibat tertimpa material longsor.

Longsor juga terjadi di wilayah Pasir Kuda, Bogor Barat, yang menimpa rumah warga hingga penghuni terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena khawatir terjadi longsor susulan.

Di wilayah Ranggamekar, Bogor Selatan, longsor susulan merusak sebagian besar rumah warga dan menyebabkan satu korban luka ringan. BPBD mencatat kebutuhan mendesak di lokasi tersebut, meliputi pembangunan tembok penahan tanah (TPT), hunian sementara, serta bantuan logistik.

Selain longsor, bencana lain berupa banjir lintasan terjadi di Kelurahan Mulyaharja, Bogor Selatan, yang berdampak pada tiga kepala keluarga setelah air masuk ke dalam rumah dan sebuah ruko akibat derasnya aliran air.

Sementara itu, kejadian longsor di Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara mengakibatkan tembok penahan tanah jebol hingga air meluap dan merendam sekitar 20 rumah warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.

BPBD bersama unsur gabungan telah melakukan asesmen, pembersihan material, serta penanganan darurat di lokasi terdampak, termasuk penyaluran bantuan terpal kepada warga.

“Beberapa rumah masih belum bisa dihuni karena berpotensi terjadi longsor susulan,” kata Dimas.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.