IHSG Minin Katalis Positif, 4 Mei 2026

Senin, 04 Mei 2026, 08:10 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi melanjutkan tren negatif pada awal Mei seiring te­kanan jual yang masih dominan, mencerminkan sikap wait and see investor di tengah ketidakpastian global dan do­mestik. Minimnya katalis positif serta potensi arus keluar dana asing turut menahan pergerakan, sehingga IHSG cenderung bergerak melemah dalam jangka pendek.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicak­sana melihat IHSG masih rawan didominasi oleh tekanan jual, di mana akan ada rilis data inflasi dan neraca perda­gangan Indonesia. Menurutnya, IHSG masih berada dalam fase downtrend awal pekan ini yang disertai dengan tinggi­nya tekanan jual.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Karenanya, Herditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (4/5), bergerak cenderung terkoreksi dengan area support di level 6.838 dan resistance di level 7.022.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/4) sore, ditutup melemah 143,43 poin atau 2,03 persen ke posisi 6.956,80 dipicu oleh kombinasi sentimen risk off (investor global menghindari aset berisiko) dan tekanan dari domestik. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 14,80 poin atau 2,16 persen ke po­sisi 669,34.

“Pelemahan IHSG hari ini dipicu kombinasi sentimen global risk off dan tekanan domestik. Dari global, penguatan dollar AS dan ketidakpastian suku bunga mendorong capital outflow. Dari domestik, isu free float, HSC, dan rebalancing indeks memperdalam koreksi,” ujar pengamat pasar modal Reydi Octa saat dihubungi di Jakarta.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.