Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPH Migas Pastikan Stok dan Penyaluran BBM di Jawa Barat Aman

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 11:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPH Migas Pastikan Stok dan Penyaluran BBM di Jawa Barat Aman Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komite BPH Migas, Bambang Hermanto, melakukan pengecekan penggunaan kode QR saat pengisian BBM subsidi pada kendaraan operasional di SPBU, Garut, Jawa Barat.

JAKARTA – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa Barat berjalan normal dan aman usai pemantauan di sejumlah SPBU.

“Kami ingin memastikan ketersediaan stok BBM dan juga memastikan setiap produk yang dijual oleh Badan Usaha Penugasan betul-betul sesuai dengan standar yang telah ditentukan,” kata Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto berdasarkan keterangannya di Jakarta, Minggu (03/5).

Ia mengatakan pemantauan dilakukan BPH Migas di Garut, Pangandaran, dan Banjar, pada 30 April hingga 2 Mei 2026 untuk memastikan stok, kualitas, dan distribusi BBM subsidi.

Dalam peninjauan tersebut BPH Migas menemukan kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut mengisi BBM subsidi.

Bambang menjelaskan kendaraan layanan umum seperti truk sampah, ambulans, mobil jenazah, dan mobil pemadam kebakaran, berhak menggunakan Jenis BBM Tertentu (JBT) minyak solar sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014.

“Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut sampah, melakukan kerja sama di salah satu SPBU dalam kota (Garut). Kendaraan operasional tersebut berhak mengisi dengan minyak solar subsidi, hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Ia berharap pengawasan distribusi BBM subsidi dapat terus diperkuat oleh seluruh pemangku kepentingan mengingat selisih harga dengan BBM non-subsidi cukup besar.

“Kami berharap seluruh pemangku kepentingan untuk sama-sama membantu melakukan pengawasan agar subsidi BBM ini lebih tepat sasaran,” ucap Bambang.

Sementara itu Sales Branch Manager Retail Garut Pertamina Patra Niaga Jamal Bachtiar memastikan stok BBM di wilayah Garut dalam kondisi aman dan mencukupi serta mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).

“Kami imbau, untuk semua konsumen dan pengguna kendaraan roda dua dan roda empat, tidak panic buying karena di wilayah Garut stok BBM aman dan tercukupi,” ujar Jamal.

Dukungan terhadap pengendalian distribusi BBM subsidi juga disampaikan Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Migas.

Kepala Bidang SPBU Dewan Pengurus Cabang III Hiswana Migas Garut Irfan menyatakan pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah agar distribusi BBM tepat sasaran serta memastikan kuota sesuai kebutuhan masyarakat.

Di tingkat operasional, pemilik SPBU di Garut Dewi Sri Fitriani menyebut pihaknya telah menerapkan pembelian BBM subsidi menggunakan kode QR sesuai prosedur dan melakukan pengecekan data sebelum pengisian.

Lebih lanjut pemantauan juga dilakukan di Pangandaran, dimana salah satu pengguna BBM subsidi, Dodo, mengaku pelayanan SPBU berjalan lancar tanpa kendala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Rakyat secara Umum Cukup An...

Harga Cabai Rawit Rp66.350/Kg, Telur Ayam Rp28.200/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp66.350/...
Olahraga
Us Open Bakal Diwarnai Gand...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.