Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Target RPJMN 2026: Upaya Pemkab Lampung Barat Kejar 98 Persen Cakupan BPJS Kesehatan

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 19:35 WIB | Oleh:
Target RPJMN 2026: Upaya Pemkab Lampung Barat Kejar 98 Persen Cakupan BPJS Kesehatan Doc: \ANTARA/Louis Rika
Ket. Ilustrasi - Petugas BPJS Kesehatan memberikan layanan kepada masyarakat.

BANDARLAMPUNG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya meningkatkan cakupan dan keaktifan peserta jaminan kesehatan di Kabupaten Lampung Barat.

"Kami terus berupaya tingkatkan cakupan peserta jaminan kesehatan di kabupaten ini. Sebab berdasarkan data cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Lampung Barat mengalami penurunan," kata Kepala BPJS Kesehatan Lampung Barat Cabang Kotabumi, Desnita Adelina, dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Rabu.

Di mengatakan bahwa per 1 April 2026, cakupan kepesertaan daerah ini tercatat 89,20 persen, turun dari sebelumnya 89,90 persen.

"Penurunan ini dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah penduduk sebanyak 1.973 jiwa pada semester II tahun 2025," kata dia.

Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk ini sebagian besar berasal dari pendatang musiman saat musim panen kopi, yang mana setelah panen selesai, mereka kembali keluar daerah, sehingga memengaruhi data cakupan.

"Selain cakupan, tingkat keaktifan peserta juga masih rendah. Saat ini, keaktifan peserta berada di angka 59,6 persen, turun dari sebelumnya 59,9 persen," kata dia.

Ia mengatakan, angka ini masih jauh dari target nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni minimal 80 persen keaktifan dan 98 persen cakupan kepesertaan.

“Jika dihitung, masih terdapat kekurangan sekitar 64.461 jiwa untuk mencapai target cakupan yang ditetapkan. Ini menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan pada 2026,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan bahwa kondisi kepesertaan dan keaktifan peserta BPJS Kesehatan yang rendah menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditindaklanjuti secara bersama lintas instansi.

“Dalam waktu dekat, kami akan mengundang BPJS, BPS, serta seluruh kepala OPD untuk merumuskan langkah konkret. Kita harus menyamakan persepsi dan tidak saling menyalahkan, terutama dalam menangani keluhan masyarakat yang sering muncul di puskesmas maupun rumah sakit,” kata dia.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, meskipun berbagai keterbatasan seperti anggaran, Sumber Daya Manusia (SDM) dan kewenangan masih menjadi tantangan.

"Pelayanan yang optimal tetap harus menjadi prioritas. Namun memang keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu kendala dalam pembiayaan program kesehatan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Harga Cabai Rawit Rp95.000/Kg, Telur Ayam Rp30.000/Kg

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp95.000/...
Daerah
Empat Anggota Polisi Polres...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.