- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok-Myanmar Janji Tin...
Tiongkok-Myanmar Janji Tingkatkan Kerja Sama
Senin, 27 Apr 2026, 02:40 WIBYANGON - Tiongkok dan Myanmar berjanji untuk memperluas hubungan perdagangan dan keamanan, terutama di sepanjang perbatasan mereka, selama pembicaraan di negara Asia tenggara tersebut dengan mantan kepala junta yang kini menjadi presiden dan para diplomat utama kedua negara, kata kedua pemerintah.
Menlu Tiongkok, Wang Yi, telah melakukan kunjungan ke tiga negara di Asia tenggara yaitu Kamboja, Thailand, dan Myanmar pekan ini, dengan tujuan memperkuat hubungan dan menampilkan Tiongkok sebagai alternatif yang lebih stabil daripada Amerika Serikat (AS).
âTiongkok akan dengan tegas mendukung Myanmar dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasionalnya,â kata Menlu Wang kepada pemimpin Myanmar, Min Aung Hlaing, selama pertemuan mereka di Ibu Kota Naypyidaw pada Sabtu (25/4), menurut siaran pers dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok.
"Karena tahun ini menandai tahun pertama masa jabatan pemerintahan baru Myanmar, kedua belah pihak harus memanfaatkan kesempatan ini untuk meneruskan dan mempromosikan persahabatan tradisional mereka," imbuh Menlu Wang.
Min Aung Hlaing dilantik sebagai presiden sipil bulan ini, melanjutkan pemerintahannya selama lima tahun dari jabatan militer setelah merebut kekuasaan dalam kudeta militer yang memicu perang saudara yang masih berlangsung.
Selama tahun lalu, Tiongkok berperan dalam mendukung gencatan senjata antara militer dengan pemberontak etnis minoritas di sepanjang perbatasan bersama mereka. Para analis mengatakan bahwa intervensi Tiongkok baru-baru ini untuk mengendalikan para pejuang etnisyang telah lama menentang pemerintahan pusat, adalah tanda bahwa Beijing mendukung lembaga militer untuk memberikan kesan stabilitas di negara tersebut.
Bahas Perbatasan
Dalam pertemuan dengan Menlu Myanmar, Tin Maung Swe, pada Sabtu, Menlu Wang menyerukan upaya bersama untuk meningkatkan kerja sama di bidang energi, memperluas perdagangan dan investasi bilateral, dan memperdalam kerja sama keamanan untuk menjaga stabilitas di sepanjang perbatasan mereka, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Tiongkok.
Media pemerintah Myanmar, Global New Light of Myanmar, pada Minggu (26/4) juga mengatakan bahwa pertemuan tersebut menekankan kerja sama lebih lanjut dalam stabilitas wilayah perbatasan, memfasilitasi arus perdagangan yang lancar, cepat, dan efisien, serta upaya untuk memulihkan proses perdamaian internal.
âPara diplomat kedua negara juga membahas penanggulangan penipuan daring dan aktivitas ilegal di daerah perbatasan," demikian dilaporkan Global New Light of Myanmar. âMenlu Wang mengatakan Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Myanmar untuk memberantas secara tegas dan menyeluruh momok perjudian daring dan penipuan telekomunikasi,â lapor media dari Myanmar tersebut. AFP/I-1Â
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Komisi I DPR Dukung Pemerintah Desak Investigasi PBB atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
-
Tantangan Perbankan Syariah, OJK Dorong Inovasi dan Penurunan Biaya Layanan
-
Myanmar Merasa Dikucilkan oleh Asean
-
Hasil Liga Italia: Imbang 1-1 Kontra Fiorentina, Lecce Masih Tertahan di Zona Degradasi
-
PLN Prediksi Konsumsi Listrik Jakarta Turun Saat Lebaran
-
KAI Palembang Catat 1.481 Tiket Mudik Gratis 2026 Sudah Terisi
-
Ini Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-29: Newcastle vs Manchester United & Wolves vs Liverpool
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.